Homeletika Fenomenologis Pewartaan Firman Tuhan di Era Globalisasi
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mengenai konsep dasar homiletika fenomenologis serta mengkaji tingkat relevansinya dalam praktik pewartaan Firman Tuhan di tengah kehidupan manusia modern. Realitas kontemporer yang ditandai oleh pesatnya perkembangan teknologi, keberagaman nilai, serta perubahan cara berpikir umat menuntut adanya pendekatan pewartaan yang mampu menyentuh pengalaman konkret manusia. Oleh karena itu, homiletika fenomenologis dipandang sebagai pendekatan yang menempatkan pengalaman hidup umat sebagai titik tolak dalam menafsirkan dan mewartakan Sabda Tuhan. Selain itu, penelitian ini juga diarahkan untuk menguraikan implikasi penerapan pendekatan fenomenologis bagi para pewarta dan umat, serta menegaskan homiletika fenomenologis sebagai salah satu model pewartaan kontekstual yang relevan dengan tuntutan zaman. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Data diperoleh melalui penelaahan mendalam terhadap literatur teologi dan homiletika, karya-karya filsafat fenomenologi, artikel dan jurnal ilmiah, serta berbagai dokumen gerejawi yang membahas pewartaan Firman Tuhan dalam konteks globalisasi. Seluruh data dianalisis secara deskriptif dan reflektif untuk menggali makna, prinsip, serta kontribusi homiletika fenomenologis dalam praktik pewartaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa homiletika fenomenologis mampu menghadirkan pewartaan yang lebih kontekstual, dialogis, dan bermakna bagi umat. Pendekatan ini menolong pewarta menghubungkan Sabda Tuhan dengan realitas hidup sehari-hari, sehingga pewartaan tidak berhenti pada tataran konseptual, tetapi mendorong transformasi iman umat secara lebih mendalam di era globalisasi.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Adipati, Y. (2023). Homiletika fenomenologis: Pewartaan firman Tuhan dalam keseharian umat. Missio Ecclesiae, 12(2), 97–110.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Gintings, E. P., et al. (2021). Homiletika: Pengkhotbah dan khotbahnya. PBMR ANDI.
Habur, A. M. (2019). Pewartaan holistik: Mempertemukan teks dan konteks dewasa ini. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio, 11(2), 241–253.
Lisaldy, F. (2025). Gereja di dunia 5.0. Ferdinand Lisaldy.
Mali, M. (2020). Homiletika: Teologi, seni, dan panduan praktis berkhotbah. PT Kanisius.
Purwanza, S. W., et al. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif dan kombinasi. CV Media Sains Indonesia.
Rantung, D. A. (2017). Pendidikan agama Kristen dalam kehidupan masyarakat majemuk. Lintang Rasi Aksara Books.
Sidjabat, B. S. (2011). Mengajar secara profesional dalam perspektif Kristen. Kalam Hidup.
Waruwu, E. W., & Lawalata, M. (2024). Membangun masyarakat digital yang beretika: Mengintegrasikan nilai-nilai Kristen di era teknologi digital 5.0. Didache: Journal of Christian Education, 5(1), 22–46.
Yuliawati, L., Sandjaja, M., & Eunike, P. (2025). Buku ajar pendidikan karakter, moral, religiusitas. Penerbit Universitas Ciputra.
Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.