Otoritas Alkitab dalam Pembentukan Iman dan Praktik Kekristenan Masa Kini
Main Article Content
Abstract
Alkitab menempati posisi sentral dalam iman Kristen sebagai sumber otoritas teologis yang membentuk keyakinan, moralitas, dan praktik kehidupan umat percaya. Di tengah dinamika zaman yang ditandai oleh sekularisasi, relativisme nilai, dan tantangan postmodern, pemahaman terhadap otoritas Alkitab menuntut refleksi teologis dan hermeneutik yang bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep otoritas Alkitab dalam teologi Kristen serta relevansinya bagi pembentukan iman dan praktik kekristenan masa kini. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan menelaah buku-buku teologi, artikel jurnal ilmiah, dan karya akademik yang membahas otoritas Kitab Suci dari berbagai perspektif teologis. Analisis dilakukan melalui pengelompokan tema, pembacaan kritis, dan perbandingan pandangan teologis guna memperoleh pemahaman yang komprehensif. Hasil kajian menunjukkan bahwa otoritas Alkitab tidak hanya bersifat normatif sebagai standar ajaran iman, tetapi juga transformatif dalam membentuk karakter, etika, dan kehidupan spiritual umat Kristen. Alkitab berfungsi sebagai sumber pengajaran, koreksi moral, pedoman etis, serta fondasi pembentukan komunitas iman. Dalam konteks kontemporer, penerapan otoritas Alkitab menuntut keseimbangan antara kesetiaan pada teks dan kepekaan terhadap konteks sosial dan budaya yang terus berubah. Penafsiran yang kontekstual namun tetap setia pada pesan inti Kitab Suci memungkinkan gereja dan umat Kristen menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan dasar doktrinalnya. Dengan demikian, otoritas Alkitab tetap relevan dan berperan penting dalam membimbing iman, praktik hidup, dan kesaksian Kristen di ruang publik.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
A.A. Okunade, “Postmodernism: A Biblical and Theological Reflection,” The American Journal of Biblical Theology 24, no. 22 (2023): 1–15.
Alister McGrath, Christian Theology: An Introduction (Oxford: Wiley-Blackwell, 2017).
Barna Group, Faith for Exiles: 5 Ways for a New Generation to Follow Jesus in Digital Babylon (Grand Rapids: Baker Books, 2019).
Grudem, W. (2020). Systematic theology (2nd ed.). Zondervan.
J. T. Myers III, “The Authority of Scripture: A Biblical Theology,” Diligence: Journal of the Liberty University Online Religion Capstone in Research and Scholarship 1, no. 1 (2016): 1–6.
McGrath, A. (2017). Christian theology: An introduction (6th ed.). Wiley-Blackwell.
Myers, J. T. III. (2016). The authority of Scripture: A biblical theology. Diligence: Journal of the Liberty University Online Religion Capstone in Research and Scholarship, 1(1), 1–6.
N. I. Boiliu, Buku Materi Pembelajaran Teologia Perjanjian Lama 1 (2020).
Okunade, A. A. (2023). Postmodernism: A biblical and theological reflection. The American Journal of Biblical Theology, 24(22), 1–15.
R. Budiatmaja, Mengafirmasi Inerransi Alkitab sebagai Sumber (2022).
Ramles Silalahi, Mengenal Alkitab Kita (2020).
R. P. Thompson and T. J. Oord, Rethinking the Bible: Inerrancy, Preaching, Inspiration, Authority, Formation, Archaeology, Postmodernism, and More (SacraSage Press, 2018).
Thompson, R. P., & Oord, T. J. (2018). Rethinking the Bible: Inerrancy, preaching, inspiration, authority, formation, archaeology, postmodernism, and more. SacraSage Press.
Wayne Grudem, Systematic Theology (Grand Rapids: Zondervan, 2020).
Y. Masinambouw, “Kajian tentang Doktrin Alkitab dari Perspektif Teologi Injili” (2020).