Membentuk Generasi Z yang Beriman: Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Interaktif dan Berbasis Digital
Main Article Content
Abstract
Perkembangan teknologi yang pesat pada abad ke-21 telah membentuk karakter dan pola belajar Generasi Z sebagai generasi digital native. Generasi ini memiliki ciri khas cepat, visual, multitasking, dan sangat bergantung pada media digital, sehingga memerlukan pendekatan pembelajaran yang relevan dan kontekstual. Pendidikan Agama Kristen (PAK) memiliki tantangan sekaligus peluang besar dalam membentuk iman dan spiritualitas mereka, sehingga strategi pembelajaran tradisional perlu diadaptasi menjadi lebih interaktif dan berbasis digital. Pembelajaran interaktif memberi ruang bagi siswa untuk aktif bertanya, berdiskusi, dan memecahkan masalah, sedangkan pembelajaran digital menghadirkan fleksibilitas, media visual, serta akses materi yang lebih luas. Penelitian ini menelaah karakteristik Generasi Z, konsep PAK, serta penerapan strategi interaktif dan digital dalam pembelajaran PAK. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi kedua pendekatan tersebut mampu meningkatkan motivasi, pemahaman materi, dan kedalaman spiritual peserta didik. Namun, tantangan seperti kesenjangan teknologi, kurangnya kompetensi guru digital, serta potensi distraksi perlu ditangani melalui pelatihan, penyediaan sarana memadai, dan pendampingan yang berkesinambungan. Dengan strategi pembelajaran yang tepat, PAK dapat menjadi sarana efektif dalam membentuk Generasi Z yang beriman, kritis, dan mampu hidup sebagai saksi Kristus di era digital.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Ate, Norbertus Mawo, Triposa, Reni, ‘Menyikapi Tantangan Pendidikan Agama Kristen Bagi Generasi Muda Di Era Digital’, AP-Kain Jurnal Mahasiswa, 3.1 (2025), pp. 23–31
Basuki, Eko, Dunant Frederick Saukotta, and Yusak Tanasyah, ‘Peran Pendidikan Agama Kristen Dalam Pembentukan Iman Kepada Anak Di Jemaat Gereja Bethel Injil Sepenuh Yerusalem Baru , Surabaya Berdasarkan Kitab Ulangan 6 : 4-9’, 5.1 (2024), pp. 70–85
Bilqis Syifa Rufaida, ‘Pengaruh Gaya Bahasa Generasi Z Dalam Berbahasa Indonesia Di Era Globalisasi Terhadap Keutuhan Bahasa Indonesia’, Translation and Linguistics (Transling), 3.3 (2023), pp. 169–81
Kornelius Gulo, Elistati Telaumbanua, Yamotani Waruwu, ‘Implementasi Metode Pembelajaran Interaktif Dalam Meningkatkan Pemahaman Materi Pendidikan Agama Kristen’, Jurnal Excelsior Pendidikan, 5.2 (2024), pp. 138–51
Lenda Dabora Sagala, ‘Peran Pendidikan Agama Kristen Dalam Menghadapi Perubahan Sosial’, Jurnal Simpson, pp. 47–54
Margarida, Claudina, Freitas Belo, and Harun Y Natonis, ‘Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Pendidikan Agama Kristen’, Pengharapan : Jurnal Pendidikan Dan Pemuridan Kristen Dan Katolik, 2.2 (2025), pp. 31–46
R.D.U. Banurea dan A.G. Pasaribu, ‘Peranan Pendidikan Agama Kristen Dalam Mengatasi Kecemasan Remaja Awal Kristen’, Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 2.3 (2023), pp. 10–512
Rumondor, Glori Aaron, Dean Justine Ticoalu, Program Studi, Magister Theology, Harvest Internasional, and Theological Seminary, ‘Spiritualitas Gen-Z Di Era Digital : Antara Peluang Dan Tantangan’, Jurnal Riset Rumpun Agama Dan Filsafat, 4.3 (2025), pp. 191–202
Sari, Mawar, Dwi Nandita Elvira, Natasya Aprilia, Salsabil Felicia Dwi R, and Nadia Aurelita M, ‘MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL UNTUK PELAJARAN BAHASA INDONESIA’, Jurnal.Dharmawangsa., 18.1 (2024), pp. 205–18
Tubulau, Imanuel P, ‘KAJIAN TEORITIS TENTANG KONSEP RUANG LINGKUP KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN’, Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH), 2.1 (2020), pp. 27–38, doi:10.37364/jireh.v2i1.29
Uum Husnawati, ‘Pengertian, Langkah Dan Manfaat Pembelajaran Interaktif’, SD NEGRI CIKRUT KECAMATAN CIBEBEK, 2024