The Influence of School Principals' Interpersonal Communication on Teachers' Performance at SMK Negeri 2 Doloksanggul in 2025
Main Article Content
Abstract
The purpose of this study is to determine the effect of the principal's interpersonal communication on teacher performance at SMK Negeri 2 Doloksanggul in 2025. The results of the study are to produce an analysis requirement test, namely testing whether there is a positive relationship obtained by the value of rxy = 0.408. With a rtable value of 0.374, so that rcount = 0.408 > rtable = 0.374 thus there is a positive relationship between variable X and variable Y, namely a positive relationship between the principal's interpersonal communication and teacher performance at SMK Negeri 2 Doloksanggul in 2025. This study uses an inferential quantitative research method using a sample of 30 teachers and a population of 75 teachers at SMK Negeri 2 Doloksanggul. Data were collected using a closed questionnaire that had been tested for validity and reliability, as many as 34 items for variable X and 30 items for variable Y. From the regression test obtained: a) This regression equation shows that in a constant state = 63.65 then for each implementation of the principal's interpersonal communication will increase teacher performance by 0.65. b) From the determination coefficient test obtained the value of r2 = 0.338 from the determination value (r2) it can be seen that the percentage of the influence of the principal's interpersonal communication on teacher performance at SMK Negeri 2 Doloksanggul in 2025 is: (r2) x 100% = 0.338 x 100% = 33.8%. From the hypothesis test obtained the value from the variance analysis list above obtained the Fcount value = 38.73 and this value is greater than Ftable with dk numerator = k = 2 and dk denominator = n-2 = 75-2 = 73 which is 3.34. Thus, Fcount> Ftable, namely 38.73 > 3.34, the research hypothesis is accepted, namely that there is a positive and significant influence between the principal's interpersonal communication on teacher performance at SMK Negeri 2 Doloksanggul in 2025.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Azizah, I., et al. (2024). Profesi keguruan: Menjadi guru profesional. Surakarta.
Barnawi. (2012). Kinerja guru profesional: Instrumen pembinaan, peningkatan dan penilaian. Yogyakarta: AR-RUZZ Media.
Dinul Maulah, R., & Sulasminten. (2016). Pengaruh komunikasi interpersonal kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru di SMP swasta se-Kecamatan Tandes Kota Surabaya. Jurnal Inspirasi Manajemen Pendidikan, 4, 3.
Erni, M., FoEh, J. E. H. J., & Silalahi, E. (2022). Pengaruh motivasi, disiplin dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru (deskripsi kajian studi literatur kinerja guru). Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 4(1), 71.
Fadli, I., Fitrawahyudi, F., & Aryanti, A. (2023). Kualifikasi, kompetensi, dan sertifikasi guru madrasah di Kabupaten Maros. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 6(2), 123.
Rahayu, R., & Rosita, R. (2022). Implementasi kurikulum merdeka belajar di sekolah penggerak. Jurnal Basicedu, 6(4), 15–25.
Ridha, & Nikmatur. (2017). Proses penelitian, masalah, variabel dan paradigma penelitian. 14(1), 672–673.
Roos, M. S. (2023). Kurikulum merdeka dalam perspektif kajian teori: Analisis kebijakan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(19), 119–126.
Rumasukun, & Almaidah, N. (2024). Peran kepala sekolah dalam implementasi kurikulum merdeka di SD Negeri 02 Waisai. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 6(1).
Saefudin. (2023). Peran kepemimpinan kepala sekolah sebagai motivator dalam meningkatkan kinerja guru. JMPT: Jurnal Manajemen Pendidikan Tihamah, 1(1), 1–14.
Sanjani, & Akbar, M. (2018). Kepemimpinan demokratis kepala sekolah Maulana Akbar Sanjani Dosen STKIP Budidaya Binjai. Jurnal Serunai Administrasi Pendidikan, 7(1), 183–192.
Satria, & Rizky. (2022). Panduan pengembangan projek penguatan profil pelajar Pancasila. Jakarta, 138–149.
Solana, R., & Mustika, D. (2023). Peran kepala sekolah sebagai leader dalam pendidikan. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 118–129.
Sopiansyah, D., & Masruroh, S. (2024). Konsep dan implementasi kurikulum MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka). Religion Education Social Laa Roiba, 112–125.
Suzy Azeharie, & Nurul Khotimah. (2015). Pola komunikasi antarpribadi antara guru dan siswa di Panti Sosial Taman Penitipan Anak “Melati” Bengkulu. Jurnal Pekomas, 18, 216.
Sufyadi, Susanti, & Lambas. (2021). Pembelajaran paradigma baru. Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan, 1–6.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan tindakan. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kebijakan, pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D, penelitian evaluasi. Bandung: Alfabeta.
Susanti, H., Fadriati, F. (2023). Problematika implementasi kurikulum merdeka di SMP Negeri 5 Padang Panjang. 3(1), 54–65.
Susanti, M., & Rusdinal, H. (2023). Supervisi kepala sekolah di sekolah dasar Kota Padang. Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(9), 110–119.
Syakir, & Hartiningsih. (2022). Peran kepala sekolah sebagai administrator (studi multisitus) di MIN 1 dan MIN 2 Flores Timur. Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, 6(2), 197–208.
Utami, & Wahyu, S. (2019). Penerapan pendidikan karakter melalui kegiatan kedisiplinan siswa. Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik), 4(1), 63–66.
Wahyuni, S., & Desriyandri, D. (2023). Peran kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 5(1), 2335–2341.
Yunita, & Zainuri, A. (2023). Implementasi kurikulum merdeka belajar. Jambura Journal of Educational Management, 4(1), 16–25.