Analysis of Factors Affecting Land Conflict at GKKPD Biskang - Biskang Napa Galuh Parish

Main Article Content

Siska Tumangger

Abstract

This study aims to analyze the factors influencing land conflicts at GKPPD Biskang, Biskang Napa Galuh Parish, and to identify the strategies employed by the pastor in managing these conflicts. Soerjono Soekanto’s social conflict theory regarding forms of conflict serves as the main analytical framework, complemented by Jusaktri Susanto Putra’s conflict management concepts based on Mark 10:41–45, which emphasize love, humility, and forgiveness in congregational reconciliation. This research employs a qualitative method with a case study approach, involving eight informants, including pastors, church teachers, elders, and elders’ families, through in-depth interviews, observation, and documentation. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing. The study found that land conflicts were triggered by three main factors: misunderstandings, insufficient land rental contributions, and poor communication. The impacts of these conflicts not only damage social relationships but also reduce congregational trust and cause losses. Strategies implemented by the pastor to mitigate conflicts include home visits, providing understanding, and seeking fair and impartial solutions. This study emphasizes that church conflicts should not be avoided but must be managed wisely to maintain congregational unity.


 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Argyo Demartoto. (2010). Strukturalisme konflik. Jurnal Sosiologi: Dilema, 24(1), 4.

Arozatulo Telaumbanua. (2019). Peran gembala sidang sebagai pendidik dalam pertumbuhan rohani jemaat. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika, 2(2), 362–387.

Azhar Arsyad. (2002). Pokok manajemen: Pengetahuan praktis bagi pimpinan dan eksekutif. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Baskoro, P. K., & Arifianto, Y. A. (2021). Fungsi manajerial gembala sidang dalam memperlengkapi pelayanan jemaat lokal. Jurnal Excelsis Deo, 5(2), 111–126.

Calvin Sholla Roka. (n.d.). Kepemimpinan dan manajemen konflik gereja lokal (pp. 7–94).

Creswell, J. W. (2015). Penelitian kualitatif & desain riset: Memilih diantara lima pendekatan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Creswell, J. W. (2016). Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran (4th ed.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Creswell, J. W. (2019). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran (Edisi keempat). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dalia, A. (n.d.). Makna dan nilai Kristiani hari Minggu. In Veritate Lux: Jurnal Ilmu.

Dirgantoro. (2001). Manajemen strategik: Konsep, kasus, dan implementasi. Jakarta: Grasindo.

Djoys Anneke Rantung. (2017). Resolusi konflik dalam organisasi. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Firmanda Tri Permana. (2023). Gambar Yesus dan konsep pendeta (Skripsi, Fakultas Theologia, Universitas Kristen Duta Wacana, Yogyakarta). https://katalog.ukdw.ac.id/1925/1/01102296_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Frans Paillin Rumbi. (2019). Manajemen konflik dalam gereja mula-mula: Tafsir Kisah Para Rasul 2:41-47. Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat, 3.

George A. Steiner & John B. Miner. (1997). Kebijakan dan strategi manajemen. Jakarta: Erlangga.

Georgina Menanga, J., & Alvary Exan Rerung. (2023). Mencegah konflik dalam gereja dengan penerapan prinsip-prinsip pelayanan berdasarkan analisis teologis Efesus 4:11-16. Skenoo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 3(1), 41–53. https://doi.org/10.55649/skenoo.v3i1.43

GKPPD Pusat. (2022). Sejarah GKPPD. https://gkppdpusat.org/Sejarah-Berdirinya-Gereja-KristenProtestan-Pakpak-Dairi-Gkppd/

Gulo, Y. K., & Hura, M. (2023). Integritas kepemimpinan Yosua dan implikasinya bagi pemimpin umat Tuhan masa kini. Jurnal Teologi Injili, 3(2), 94–112. https://doi.org/10.55626/jti.v3i2.55

Haya, & Khusnuridlo, M. (2020). Kepemimpinan dan manajemen konflik. Probolinggo: El-Rumi Press.

Halverstadt, H. F. (2017). Mengelola konflik gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Intan Widya Anugrah, & Tintin Suhaeni. (2017). Pengaruh kepemimpinan strategik terhadap strategi bersaing UKM café dan restoran. Jurnal Riset Bisnis dan Investasi, 3(3), 80.

Irham Fahmi. (2014). Manajemen kepemimpinan. Bandung: Alfabeta.

Irwandi, & Chotim, E. R. (2017). Analisis konflik antara masyarakat, pemerintah, dan swasta. Jispo, 7(2), 24–42.

K. Berutu. (2024). Hasil wawancara dengan penatua GKPPD Biskang.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. (n.d.). Tanggung jawab. https://kbbi.web.id/tanggungjawab.html

Lilis Haryanti, et al. (2023). Peranan gembala sidang dalam membentuk pelayanan unggul di gereja lokal. Kardia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 1(1), 118–130.

Malayu Hasibuan. (2003). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Mercy Anna Saragih. (2009). Konflik diri dan konseling pastoral menuju rekonsiliasi yang mengutuhkan. In R. Tindage & R. Hutabarat (Eds.), Teologi, komunikasi, dan rekonsiliasi (p. 79). Jakarta: YAKOMA PGI.

Nanang Fattah. (2015). Manajemen stratejik berbasis nilai. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nendissa, J. E. (2024). Etika pelayanan konseling pastoral pendeta bagi jemaat. Atoha: Jurnal Teologi Pastoral Konseling, 1(2), 37–49.

Napagaluh, GKPPD Biskang. (n.d.). Buku AD/ART GKPPD Biskang Napagaluh.

Onisimus Amtu, et al. (2024). Kompetensi manajerial pendeta sebagai solusi bagi kepemimpinan gereja: Studi kasus di lingkungan Gereja Protestan Maluku. Kurios: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 403–413.

Qomaruddin Rizki. (2024). Peran kepemimpinan dalam menangani konflik di suatu organisasi. TambahPintar.com.