Strategi Pemasaran Digital untuk Destinasi Wisata Pedesaan melalui Media Sosial (Studi Desa Wisata ‘’Pulo Sibandang’’ Indonesia)

Main Article Content

Sofy Anisa Sri Asina Nababan
Ade Putera Arif Panjaitan
Harisan B Firmando
Liyus Waruwu
Bambang T.J Hutagalung

Abstract

Transformasi digital telah mengubah strategi pemasaran destinasi wisata, termasuk desa wisata yang memiliki keterbatasan geografis dan jangkauan pasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pemasaran digital Desa Wisata Pulo Sibandang, mengkaji kesesuaian komunikasi media sosial dengan citra destinasi dan motivasi wisatawan, serta mengidentifikasi faktor pendukung, penghambat, dan strategi penguatannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan pada Juni–September 2026 di Desa Wisata Pulo Sibandang, Kabupaten Tapanuli Utara. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 11 informan yang terdiri atas pengelola Pokdarwis, pemerintah desa dan daerah, pengelola media sosial, pelaku UMKM atau masyarakat lokal, serta wisatawan, dilengkapi observasi dan dokumentasi. Analisis menggunakan perspektif Integrated Marketing Communication (IMC) dan teori Push and Pull. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pulo Sibandang telah memanfaatkan Instagram, Facebook, TikTok, YouTube, dan website, tetapi pengelolaannya belum sepenuhnya terintegrasi, terencana, dan berbasis data. Media sosial telah membangun citra destinasi melalui konten alam, budaya, sejarah, dan kehidupan masyarakat, tetapi informasi praktis perjalanan masih terbatas. Faktor pendukung meliputi kekayaan alam dan budaya, partisipasi masyarakat, Pokdarwis, serta reputasi ADWI 2024. Hambatan mencakup keterbatasan kapasitas digital, anggaran, peralatan, internet, dan pusat informasi resmi. Penelitian merekomendasikan tata kelola kanal terpadu, kalender konten, peningkatan kapasitas SDM, pusat informasi digital, dan evaluasi analitik berkala untuk memperkuat efektivitas pemasaran digital dan daya saing destinasi.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif. CV. Syakir Media Press.

Arifin, Z., Nugroho, A., & Farisi, H. (2025). Optimalisasi branding pariwisata Banyumas melalui strategi media sosial. Jurnal Dinamika Sosial dan Sains, 2(2), 534–544. https://doi.org/10.60145/jdss.v2i2.134

Crompton, J. L. (1979). Motivations for pleasure vacation. Annals of Tourism Research, 6(4), 408–424. https://doi.org/10.1016/0160-7383(79)90004-5

Dewi, K., Angligan, I. G. K. H., & Mahardika, I. M. N. O. (2023). Strategi meningkatkan peran media sosial dalam membranding destinasi wisata sebagai media pemasaran. Waisya: Jurnal Ekonomi Hindu, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.53977/jw.v2i1.923

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075

Hardiyanti, A., Yanti, D., & Lubis, M. R. (2025). Strategi pemasaran digital pariwisata di Desa Wisata Sigapiton. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 2(8), 535–564. https://doi.org/10.71282/jurmie.v2i8.847

Hidayah, N., Sopian, T., Nauval, A. M., Ikrawardani, F. N., Fausta, F. D., Putri, I. S., Annazly, M. H., & M., S. N. (2021). Strategi pemasaran media sosial destinasi pariwisata menggunakan pendekatan SOSTAC: Studi kasus pada akun media sosial Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Lebak, Banten. Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas dan Perjalanan, 5(2). https://doi.org/10.34013/jk.v5i2.408

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson.

Kotler, P., Kartajaya, H., & Setiawan, I. (2017). Marketing 4.0: Moving from traditional to digital. Wiley.

Liu, J., Wang, C., & Zhang, T. (2024). Exploring social media affordances in tourist destination image formation: A study on China’s rural tourism destination. Tourism Management, 101, 104843. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2023.104843

Morrison, A. M. (2019). Marketing and managing tourism destinations. Routledge.

Nadeak, T. R. J., Hutagalung, B. T. J., Sitio, R. J. T., & Silalahi, W. P. (2025). Analisis peran pentahelix dalam pengembangan Desa Wisata Pulau Sibandang Kecamatan Muara Kabupaten Tapanuli Utara. Public Corner, 20(2), 1–19. https://doi.org/10.24929/fisip.v20i2.4582

Nurmadewi, D., Yuniati, S., Firdaus, M. V., & Rachman, I. M. (2024). Digital marketing as a tourism village marketing strategy in East Java’s Horseshoe Region. Jurnal Sistem Informasi Bisnis, 14(1), 46–53. https://doi.org/10.21456/vol14iss1pp46-53

Purba, H., & Irwansyah, I. (2022). User generated content dan pemanfaatan media sosial dalam perkembangan industri pariwisata: Literature review. Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik, 9(2), 229–238. https://doi.org/10.37676/professional.v9i2.3065

Risda, R., & Candraningrat, C. (2025). Strategi pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing destinasi pariwisata melalui media sosial (Studi kasus Pantai Tanjung Jumlai). Jurnal Rumpun Manajemen dan Ekonomi, 2(4), 215–226. https://doi.org/10.61722/jrme.v2i4.5564

Rizki, G. A. F., Prihandini, T. F., Triyono, M. B., & Priyanto. (2023). Pemanfaatan teknologi digital dan strategi marketing untuk meningkatkan efektivitas pemasaran: Studi kasus pada Desa Wisata Tinalah. Pesona Pariwisata, 2(1), 38–48.

Tuten, T. L., & Solomon, M. R. (2023). Social media marketing. SAGE Publications.