Pengaruh Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (TS-TS) terhadap Keaktifan Belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Siswa Kelas VIll SMP N 2 Tarutung
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model pembelajaran Two Stay Two Stray (TS-TS) terhadap keaktifan belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tarutung Tahun Ajaran 2026/2027. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain posttest-only control design. Populasi penelitian berjumlah 155 siswa yang tersebar dalam lima kelas. Sampel sebanyak 61 siswa ditentukan melalui cluster random sampling, terdiri atas 30 siswa kelas VIII-1 sebagai kelompok eksperimen dan 31 siswa kelas VIII-3 sebagai kelompok kontrol. Data keaktifan belajar dikumpulkan menggunakan angket yang mencakup tujuh indikator, yaitu partisipasi aktif, perhatian dan fokus, keterlibatan dalam tugas, interaksi, inisiatif belajar, respons terhadap pembelajaran, serta antusiasme dan kesungguhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keaktifan belajar kelompok TS-TS sebesar 3,10, lebih tinggi dibandingkan kelompok pembelajaran konvensional sebesar 2,65. Pengujian hipotesis memperoleh nilai thitung sebesar 14,175, sedangkan ttabel sebesar 2,000 pada taraf signifikansi 0,05, sehingga hipotesis penelitian diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan TS-TS menghasilkan keaktifan belajar yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan pembelajaran konvensional. Struktur stay dan stray mendorong distribusi partisipasi melalui aktivitas berdiskusi, bertukar informasi, mendengarkan, dan menjelaskan. Penelitian menegaskan bahwa TS-TS merupakan alternatif pembelajaran PAK yang efektif untuk menciptakan proses belajar yang lebih partisipatif, komunikatif, kolaboratif, dan berorientasi pada keterlibatan aktif siswa.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Harianja, J. K., Subakti, H., Avicenna, A., Rambe, S. A., Hasan, M., Ramadhani, Y. R., Sartika, S. H., Nirbita, B. N., Chamidah, D., Rahmawati, I., Lestari, H., & Panjaitan, M. M. J. (2022). Tipe-tipe model pembelajaran kooperatif. Yayasan Kita Menulis.
Huda, M. (2017). Model-model pengajaran dan pembelajaran: Isu-isu metodis dan paradigmatis. Pustaka Pelajar.
Istarani. (2021). 58 model pembelajaran inovatif. Media Persada.
Pasaribu, A. G. (2020). Pendekatan model pembelajaran pada Pendidikan Agama Kristen. IAKN Tarutung Press.
Priansa, D. J. (2017). Pengembangan strategi & model pembelajaran: Inovatif, kreatif, dan prestatif dalam memahami peserta didik. Pustaka Setia.
Shoimin, A. (2018). 68 model pembelajaran inovatif dalam Kurikulum 2013. Ar-Ruzz Media.
Sinar. (2018). Metode active learning: Upaya peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa. Deepublish.
Sudjana. (2002). Metoda statistika. Tarsito.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Wahyuningsih, E. S. (2020). Model pembelajaran mastery learning: Upaya peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa. Deepublish.