Dialektika Liturgi Reformasi dan Identitas Lokal: Analisis Tata Kebaktian Minggu BKPN di Nias Selatan

Main Article Content

Trinitas Nuryani Dachi
Bernhardt Siburian
Megawati Manullang

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dialektika antara warisan liturgi Reformasi dan identitas lokal Nias Selatan dalam Tata Kebaktian Minggu Banua Keriso Protestan Nias (BKPN) melalui perspektif Synthetic Model Stephen B. Bevans. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka teologi kontekstual. Data diperoleh melalui wawancara terhadap sepuluh informan yang merepresentasikan unsur gereja dan masyarakat, observasi praktik peribadahan, serta studi dokumen liturgi dan sejarah BKPN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tata Kebaktian Minggu BKPN mempertahankan karakter Reformasi melalui votum dan salam, pengakuan dosa dan berita pengampunan, pembacaan Alkitab, khotbah, Pengakuan Iman Rasuli, doa, nyanyian, persembahan, berkat, dan pengutusan. Sementara itu, kontekstualisasi identitas Nias paling kuat diwujudkan melalui penggunaan bahasa Nias dalam berbagai unsur ibadah dan simbol kelembagaan gereja, sedangkan busana adat, musik tradisional, ornamen, serta ekspresi budaya material lainnya masih relatif terbatas. Analisis Synthetic Model menunjukkan bahwa tradisi Reformasi dan budaya Nias tidak perlu dipertentangkan, tetapi dapat didialogkan melalui proses seleksi teologis yang kritis. Penelitian menghasilkan Reformed-Local Liturgical Dialectic, yang meliputi warisan Reformasi, perjumpaan lokal, cultural discernment, dialog teologis, reinterpretasi liturgis, dan ekspresi kontekstual. Temuan menegaskan bahwa kontekstualisasi liturgi bukan sekadar penambahan unsur budaya, melainkan integrasi kritis yang memungkinkan kesetiaan teologis dan autentisitas budaya hadir secara konstruktif dalam kehidupan ibadah BKPN.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Abineno, J. L. Ch. (2005). Unsur-unsur liturgia yang dipakai gereja-gereja di Indonesia. BPK Gunung Mulia.

Bevans, S. B. (2002). Models of contextual theology (Rev. and expanded ed.). Orbis Books.

Metadata edisi revisi 2002 dan penerbit Orbis Books dapat diverifikasi melalui katalog perpustakaan dan Google Books. Anglicat

Chan, S. (2006). Liturgical theology: The church as worshiping community. IVP Academic.

Hesselgrave, D. J., & Rommen, E. (1996). Contextualization: Meanings, methods, and models. Baker Book House.

Intan, M. F. S., & Nasruddin. (2018). “Omo Hada”: Arsitektur tradisional Nias Selatan di ambang kepunahan. Kalpataru: Majalah Arkeologi, 27(2), 105–116.

Kavanagh, A. (1984). On liturgical theology. Pueblo Publishing Company.

Martasudjita, E. (2011). Liturgi: Pengantar untuk studi dan praksis liturgi. Kanisius.

Rachman, R. (2015). Hari raya liturgi: Sejarah dan pesan pastoral gereja. BPK Gunung Mulia.

Riemer, G. (2002). Cermin Injil: Ilmu liturgi. Yayasan Komunikasi Bina Kasih.

Senn, F. C. (1997). Christian liturgy: Catholic and evangelical. Fortress Press.

White, J. F. (2017). Introduction to Christian worship (3rd ed.). Abingdon Press.