Manifestasi Konstruksi Fisik Bangunan Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Aeknauli I Berdasarkan Teori Louis Bouyer

Main Article Content

Paulina Silitonga

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi fisik GKPI Aeknauli I sebagai manifestasi teologi liturgi berdasarkan pemikiran Louis Bouyer serta mengidentifikasi pemahaman jemaat terhadap makna unsur-unsur fisik tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan Material Culture Analysis (MCA) E. McClung Fleming. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi dengan melibatkan 12 informan yang merepresentasikan pendeta, sintua, kaum bapak, kaum ibu, dan kaum muda. Analisis difokuskan pada delapan unsur fisik, yaitu pintu utama, tata ruang ibadah, tempat duduk jemaat, tempat duduk majelis, mimbar, altar atau meja pelayanan, salib, dan menara gereja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi GKPI Aeknauli I tidak hanya memiliki fungsi praktis, tetapi merepresentasikan memori historis, identitas komunal, persekutuan, pewartaan Firman, pelayanan sakramental, memori Kristologis, dan kehadiran gereja dalam ruang publik. Namun, ditemukan kesenjangan antara makna teologis-liturgis konstruksi dan pemahaman aktual jemaat. Pendeta dan sintua relatif memahami dimensi teologis tersebut, sedangkan sebagian jemaat awam lebih menekankan fungsi praktis dan sebagian generasi muda memiliki pemahaman simbolis yang terbatas. Penelitian menghasilkan Material-Liturgical Meaning Framework, yang menghubungkan bentuk fisik, makna material-kultural, fungsi liturgis, manifestasi teologis, penerimaan jemaat, dan pembentukan iman. Temuan menegaskan bahwa konstruksi gereja dapat menjadi formative liturgical space ketika makna materialnya dipahami, dialami, dan diinternalisasi oleh jemaat.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Berger, A. A. (2014). What objects mean: An introduction to material culture. Left Coast Press.

Bouyer, L. (1955). Liturgical piety. University of Notre Dame Press.

Bouyer, L. (1967). Liturgy and architecture. University of Notre Dame Press.

Chidester, D. (2018). Religion: Material dynamics. University of California Press.

Davies, J. G. (1986). A new dictionary of liturgy and worship. SCM Press.

Fleming, E. M. (1974). Artifact study: A proposed model. Winterthur Portfolio, 9, 153–173. https://doi.org/10.1086/495828

Hoon, P. W. (1971). The integrity of worship: Ecumenical and pastoral studies in liturgical theology. Abingdon Press.

Kilde, J. H. (2008). Sacred power, sacred space: An introduction to Christian architecture and worship. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/acprof:oso/9780195314694.001.0001

Martasudjita, E. (1999). Pengantar liturgi: Makna, sejarah, dan teologi liturgi. Kanisius.

White, J. F. (2017). Introduction to Christian worship (3rd ed.). Abingdon Press.