Upaya Promosi Water Front City Sebagai Daya Tarik Wisata di Kecamatan Pangururan
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis upaya promosi Waterfront City Pangururan sebagai daya tarik wisata di Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, serta mengidentifikasi aspek pengembangan yang diperlukan untuk meningkatkan efektivitas promosi destinasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan Dinas Pariwisata, pengelola, masyarakat lokal, dan wisatawan sebagai informan. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan memperhatikan komponen attraction, accessibility, amenities, dan ancillary services (4A). Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi telah dilakukan melalui Instagram, Facebook, event, dan word of mouth, tetapi belum dikelola secara terencana, konsisten, dan berkelanjutan. Dari perspektif 4A, attraction menjadi kekuatan utama melalui panorama Danau Toba, kawasan tepian air, ruang rekreasi, dan elemen budaya, sedangkan accessibility relatif memadai. Sebaliknya, amenities dan ancillary services masih membutuhkan peningkatan. Pengalaman wisata telah memenuhi unsur something to see dan something to do, tetapi something to buy masih terbatas sehingga peluang ekonomi masyarakat belum optimal. Penelitian merekomendasikan Integrated Destination Promotion yang mengintegrasikan media sosial, event, word of mouth, kualitas 4A, pengalaman wisatawan, ekonomi kreatif, dan partisipasi masyarakat. Pendekatan tersebut diperlukan untuk menyelaraskan citra promosi dengan pengalaman aktual wisatawan sekaligus memperkuat daya saing dan keberlanjutan Waterfront City Pangururan.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Buhalis, D. (2000). Marketing the competitive destination of the future. Tourism Management, 21(1), 97–116. https://doi.org/10.1016/S0261-5177(99)00095-3
Cooper, C., Fletcher, J., Fyall, A., Gilbert, D., & Wanhill, S. (2008). Tourism: Principles and practice (4th ed.). Pearson Education.
Dewi, K., Angligan, I. G. K. H., & Mahardika, I. M. N. O. (2023). Strategi meningkatkan peran media sosial dalam membranding destinasi wisata sebagai media pemasaran. Waisya: Jurnal Ekonomi Hindu, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.53977/jw.v2i1.923
Fotis, J., Buhalis, D., & Rossides, N. (2012). Social media use and impact during the holiday travel planning process. In M. Fuchs, F. Ricci, & L. Cantoni (Eds.), Information and communication technologies in tourism 2012 (pp. 13–24). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-7091-1142-0_2
Hays, S., Page, S. J., & Buhalis, D. (2013). Social media as a destination marketing tool: Its use by national tourism organisations. Current Issues in Tourism, 16(3), 211–239. https://doi.org/10.1080/13683500.2012.662215
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson.
Leung, D., Law, R., van Hoof, H., & Buhalis, D. (2013). Social media in tourism and hospitality: A literature review. Journal of Travel & Tourism Marketing, 30(1–2), 3–22. https://doi.org/10.1080/10548408.2013.750919
Litvin, S. W., Goldsmith, R. E., & Pan, B. (2008). Electronic word-of-mouth in hospitality and tourism management. Tourism Management, 29(3), 458–468. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2007.05.011
Mariani, M. M., Mura, M., & Di Felice, M. (2018). The determinants of Facebook social engagement for national tourism organizations' Facebook pages: A quantitative approach. Journal of Destination Marketing & Management, 8, 312–325. https://doi.org/10.1016/j.jdmm.2017.06.003
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2007). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Rusadi, S., & Wedayanti, M. D. (2019). Strategi city branding oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Siak dalam peningkatan daya tarik pariwisata. WEDANA: Jurnal Kajian Pemerintahan, Politik dan Birokrasi, 5(2), 16–21. https://doi.org/10.25299/wedana.2019.vol5(2).4189
Saniati, S., Assuja, M. A., Neneng, N., Puspaningrum, A. S., & Sari, D. R. (2022). Implementasi E-Tourism sebagai upaya peningkatan kegiatan promosi pariwisata. International Journal of Community Service Learning, 6(2), 203–212. https://doi.org/10.23887/ijcsl.v6i2.45559
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Xiang, Z., & Gretzel, U. (2010). Role of social media in online travel information search. Tourism Management, 31(2), 179–188. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2009.02.016