Potensi Legenda Liang Si Boru Natumandi Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Tapanuli Utara

Main Article Content

Sukarjo Nakum

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi Legenda Liang Si Boru Natumandi sebagai daya tarik wisata di Kabupaten Tapanuli Utara serta merumuskan arah pengembangannya sebagai destinasi wisata budaya berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan masyarakat lokal, tokoh adat, pengelola, pemerintah, pengunjung, serta pihak terkait. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Liang Si Boru Natumandi memiliki keunggulan berupa legenda Batak Toba yang autentik, nilai sejarah dan budaya, unsur spiritual, serta lanskap persawahan dan Sungai Aek Situmandi. Potensi tersebut diperkuat oleh kedekatan dengan destinasi wisata lain di sekitarnya. Namun, pengembangan masih menghadapi keterbatasan aksesibilitas, toilet, area parkir, tempat beristirahat, pengelolaan profesional, promosi digital, dan ketersediaan penutur cerita. Penelitian merekomendasikan penerapan storynomics tourism untuk mentransformasikan legenda menjadi pengalaman wisata melalui storytelling, interpretasi budaya, pemandu lokal, media digital, produk kreatif, dan kuliner. Keterlibatan masyarakat menjadi unsur penting untuk menjaga autentisitas sekaligus memperluas manfaat ekonomi melalui homestay, suvenir, ulos, kuliner, dan jasa wisata. Penelitian ini menghasilkan konsep ekosistem wisata berbasis narasi, yang mengintegrasikan legenda, pengalaman wisata, pemberdayaan masyarakat, ekonomi kreatif, dan konservasi budaya sebagai fondasi pengembangan Liang Si Boru Natumandi yang autentik dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Arini, N. N., Aditya, I. W. P., Kartimin, I. W., & Raditya, I. P. T. (2022). Storynomics desa wisata: Promosi Desa Wisata Munggu berbasis narasi storytelling. Pariwisata Budaya: Jurnal Ilmiah Agama dan Budaya, 7(2). https://doi.org/10.25078/pariwisata.v7i2.883

Deffinika, I., Prastiwi, M. R. H., & Arinta, D. (2022). Application of cultural tourism using community-based tourism in the Kayutangan Heritage Area of Malang City. KnE Social Sciences, 492–501. https://doi.org/10.18502/kss.v7i16.12191

Edison, E., & Kartika, T. (2024). Pengembangan storynomic tourism dalam upaya meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan di Desa Wisata Ciburial. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 29(2), 212–220. https://doi.org/10.30647/jip.v29i2.1816

Hanafi, M. (2024). Community based tourism dalam pengembangan desa wisata di Magelang. Efisiensi: Kajian Ilmu Administrasi, 21(1). https://doi.org/10.21831/efisiensi.v21i1.72745

Kartini, R. A. (2021). Analisis SWOT terhadap storynomics tourism sebagai strategi promosi pariwisata (Studi kasus Kawasan Wisata Kali Cisadane, Kota Tangerang, Banten, Indonesia). Dynamic Management Journal, 5(2). https://doi.org/10.31000/dmj.v5i2.5639

Putra, A. S., Anjarsari, H., & Badollahi, M. Z. (2022). Storynomics tourism sebagai strategi dalam pengembangan Kampung Paropo sebagai wisata budaya. Pusaka: Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event, 4(1), 99–105. https://doi.org/10.33649/pusaka.v4i1.83

Putra, M. I., Rukmana, M. R., & Heryawan, A. R. (2023). Manifestasi folklor sebagai daya tarik wisata Telaga Warna: Studi pendekatan semiotika Roland Barthes. Metonimia: Jurnal Sastra dan Pendidikan Kesusastraan, 1(2), 88–95. https://doi.org/10.56854/jspk.v1i2.68

Safitri, D., Akwila, T., Nugraha, R. N., & Nurmanto, V. C. (2023). Ketahanan destinasi wisata Telaga Warna Puncak pasca pandemi COVID-19. Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, 6(2), 747–755. https://doi.org/10.23887/jmpp.v6i2.66158

Sari, I. A. L., Putra, I. N. D., Purnawan, N. L. R., & Suardiana, I. W. (2022). Storynomics Bali Aga: Pemanfaatan cerita rakyat untuk promosi Desa Wisata Sidetapa, Kabupaten Buleleng. JUMPA (Jurnal Master Pariwisata), 8(2), 721–740. https://doi.org/10.24843/JUMPA.2022.v08.i02.p18

Suhadak, T. (2024). Pengaruh mitologi dan cerita rakyat dalam mempromosikan pariwisata budaya Sumbawa. Jurnal Senja: Sejarah dan Humaniora, 2(2), 19–27. https://doi.org/10.36761/jssh.v2i2.4298