Eksistensi Roti Kacang Sebagai Kuliner Tradisional dalam Mendukung Wisata Budaya di Tebing Tinggi
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis eksistensi Roti Kacang sebagai kuliner tradisional, mengidentifikasi nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung di dalamnya, serta mengkaji upaya pelaku usaha dalam mempertahankan keberlanjutannya untuk mendukung wisata budaya di Kota Tebing Tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Roti Kacang memiliki eksistensi yang kuat sebagai kuliner tradisional dan telah berkembang menjadi salah satu identitas kuliner Kota Tebing Tinggi. Keberlanjutannya didukung oleh pemeliharaan resep turun-temurun, konsistensi cita rasa dan kualitas bahan, teknik produksi, pewarisan pengetahuan antargenerasi, serta keterlibatan masyarakat. Pelaku usaha juga melakukan adaptasi selektif melalui inovasi kemasan, variasi produk, pemanfaatan teknologi, pemasaran digital, dan perluasan distribusi tanpa meninggalkan karakter utama produk. Roti Kacang tidak hanya memiliki nilai ekonomi sebagai produk oleh-oleh, tetapi juga mengandung nilai historis, sosial, dan budaya yang berpotensi dikembangkan menjadi pengalaman wisata. Temuan penelitian menegaskan bahwa keberlanjutan kuliner tradisional membutuhkan keseimbangan antara preservasi autentisitas dan inovasi. Integrasi sejarah produk, proses produksi, pewarisan resep, dan pengalaman mencicipi ke dalam aktivitas wisata dapat memperkuat posisi Roti Kacang sebagai living culinary heritage sekaligus meningkatkan citra dan daya tarik wisata budaya Kota Tebing Tinggi.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Koentjaraningrat. (2015). Pengantar ilmu antropologi (Cet. ke-10). Rineka Cipta.
Long, L. M. (Ed.). (2004). Culinary tourism. University Press of Kentucky.
Medwina, F., Lubis, S. N., & Ginting, R. (2015). Strategi pemasaran roti kacang di Kota Tebing Tinggi. Journal on Social Economic of Agriculture and Agribusiness, 4(8).
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Pitana, I G., & Diarta, I. K. S. (2009). Pengantar ilmu pariwisata. Andi.
Ramadhan, P. (2020). Strategi pengembangan usaha makanan Roti Kacang CV. Hj. Eliya Lubis [Skripsi].
Richards, G. (2018). Cultural tourism: A review of recent research and trends. Journal of Hospitality and Tourism Management, 36, 12–21. https://doi.org/10.1016/j.jhtm.2018.03.005
Wahyuni, E. I., Meutia, S., & Irwansyah, D. (2022). Optimasi perencanaan produksi roti kacang dengan menggunakan metode goal programming di UD. Umega Hj. Eliya Lubis Kota Tebing Tinggi. Industrial Engineering Journal, 11(2). https://doi.org/10.53912/iej.v11i2.950