Pengaruh Metode Demonstrasi Terhadap Motivasi Belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Peserta didik Kelas XI SMK Negeri 1 Siborongborong
Main Article Content
Abstract
Motivasi belajar merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) dan Budi Pekerti karena mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam memahami dan menginternalisasi nilai-nilai Kristiani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode demonstrasi terhadap motivasi belajar PAK dan Budi Pekerti peserta didik kelas XI SMK Negeri 1 Siborongborong Tahun Pembelajaran 2026/2027. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan quasi-experimental design berbentuk nonequivalent control group design. Populasi penelitian berjumlah 392 peserta didik kelas XI beragama Kristen Protestan, dengan sampel sebanyak 70 peserta didik yang ditentukan melalui purposive sampling. Sampel terdiri atas 34 peserta didik sebagai kelompok eksperimen dan 36 peserta didik sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup sebanyak 36 butir dengan skala Likert empat pilihan respons dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, N-Gain, uji normalitas, uji homogenitas, dan independent-samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata motivasi belajar kelompok eksperimen meningkat dari 117,26 pada pretest menjadi 126,79 pada posttest, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 118,56 menjadi 121,56. Rata-rata N-Gain kelompok eksperimen sebesar 0,3845, sedangkan kelompok kontrol sebesar 0,0931. Pengujian hipotesis menghasilkan thitung = 1,7202 > ttabel = 1,6676 pada α = 0,05. Dengan demikian, metode demonstrasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar PAK dan Budi Pekerti serta dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang lebih aktif, konkret, dan kontekstual.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice-Hall.
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Eccles, J. S., & Wigfield, A. (2020). From expectancy-value theory to situated expectancy-value theory: A developmental, social cognitive, and sociocultural perspective on motivation. Contemporary Educational Psychology, 61, 101859. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2020.101859
Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). Pearson Education.
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2020). Intrinsic and extrinsic motivation from a self-determination theory perspective: Definitions, theory, practices, and future directions. Contemporary Educational Psychology, 61, 101860. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2020.101860
Schunk, D. H., & DiBenedetto, M. K. (2020). Motivation and social cognitive theory. Contemporary Educational Psychology, 60, 101832. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2019.101832
Schunk, D. H., Meece, J. R., & Pintrich, P. R. (2014). Motivation in education: Theory, research, and applications (4th ed.). Pearson.
Urhahne, D., & Wijnia, L. (2023). Theories of motivation in education: An integrative framework. Educational Psychology Review, 35, Article 45. https://doi.org/10.1007/s10648-023-09767-9