Konseling Psikospiritual Terhadap Trauma Remaja Korban KDRT Di Desa Sibuntuon Parpea

Main Article Content

Nur Aini Vina Tanjung

Abstract

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami remaja dapat menimbulkan trauma yang memengaruhi kondisi emosional, perilaku, sosial, dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana konseling psikospiritual membantu proses pemulihan trauma pada remaja korban KDRT di Desa Sibuntuon Parpea. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Metode Studi Kasus Pastoral (MSKP). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, proses konseling psikospiritual, dan pengukuran kondisi trauma menggunakan Impact of Event Scale-Revised (IES-R). Proses konseling psikospiritual yang dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu diagnosis dan anamnesis untuk memahami kondisi awal setiap konseli dengan menggunakan alat ukur Impact of Event Scale-Revised (IES-R), pelaksanaan treatment sebanyak tiga sesi dengan menggunakan pendekatan integratif, dan diakhiri dengan tahap terminasi dan evaluasi dengan kembalinya meggunakan alat ukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga konseli mengalami trauma yang ditandai dengan rasa takut, kecemasan, munculnya kembali ingatan terhadap pengalaman kekerasan, gangguan tidur, kesulitan berkonsentrasi, perilaku menghindar, serta respons emosional dan fisik. Melalui proses konseling psikospiritual, konseli memperoleh ruang untuk menceritakan pengalaman traumatis yang dialami, mengungkapkan emosi yang selama ini dipendam, mengenali pikiran-pikiran negatif, serta membangun kembali harapan dan pemaknaan terhadap kehidupannya. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan kondisi trauma pada konseli yang mengikuti proses konseling hingga tahap akhir. Namun, konseling psikospiritual tidak dapat sepenuhnya memulihkan trauma dalam waktu singkat karena pemulihan merupakan proses bertahap yang membutuhkan rasa aman, pendampingan berkelanjutan, serta dukungan dari keluarga, sekolah, gereja, dan lingkungan sosial.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Agustina Hutagalung, et al. (2025). Peran pendampingan pastoral dalam pemulihan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT): Studi kasus Ibu Butet. Tri Tunggal: Jurnal Pendidikan Kristen dan Katolik, 3(1).

Clarke, A., et al. (2020). Violence exposure and young people’s vulnerability, mental and physical health. International Journal of Public Health, 65. https://doi.org/10.1007/s00038-020-01340-3

Crismayanti, M. P., et al. (2025). Psychological impact of childhood trauma on adolescents: A scoping review. Indonesian Journal of Global Health Research, 7(1).

D. Stupar, et al. (2021). Post-traumatic stress disorder among adolescents in low- and middle-income countries. Child and Adolescent Psychiatry and Mental Health, 15(26).

Damayanti, & Margaretha. (2020). Trauma dan kelekatan pada individu dewasa yang menyaksikan KDRT: Kepribadian sebagai moderator. Jurnal Psikologi Integratif, 9(1).

Dewi, S. (2020). Perlindungan hukum terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dihubungkan dengan Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Jurnal Sehat Masada, 14(2).

Doroudchi, A., et al. (2023). Psychological complications of the children exposed to domestic violence: A systematic review. Egyptian Journal of Forensic Sciences, 13(26). https://doi.org/10.1186/s41935-023-00343-4

Fajria, L., et al. (2023). Faktor penyebab orang tua melakukan kekerasan pada anaknya. CV Adanu Adab.

Ginting, E. P. (2007). Metode studi kasus pastoral. Bina Media Informasi.

Herman, J. L. (1992). Trauma and recovery: The aftermath of violence—From domestic abuse to political terror. Basic Books.

Lakawa, S. (2018). [Karya tentang trauma, teologi, dan hermeneutic of rupture].

Pardamean Sianturi, N., et al. (2025). Pemulihan luka batin anak korban kekerasan orang tua melalui pendekatan pastoral konseling. JPNM: Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin, 3(2).

Patibang, O. I., et al. (2025). Citra manusia dalam teologi Kristen: Sebuah tinjauan humanis terhadap Imago Dei. HUMANITIS: Jurnal Humaniora, Sosial dan Bisnis, 3(1).

Permata, & Resi. (2022). Dinamika perkembangan anak ditinjau dari dampak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Jurnal Flourishing, 2(9), 616–624. https://doi.org/10.17977/um070v2i92022p616-624

Rachel Clarisa, et al. (2025). Peran konseling pastoral dalam pemulihan trauma relasional. ABARA: Jurnal Konseling Pastoral, 2(1).

Simamora, G. (2025). Pendampingan pastoral terhadap remaja yang mengalami KDRT di Desa Saitnihuta. POIMEN: Jurnal Konseling Pastoral, 6(1).

Sofia Creato Bonfatti, et al. (2023). Violência doméstica e seu impacto emocional sobre o adolescente. Psicologia Revista, 32(1).

Totok S. Wiryasaputra. (2025). Konseling psikospiritual masa kini. CV Budi Utama.

Weiss, D. S., & Marmar, C. R. (1997). Impact of Event Scale-Revised. In J. P. Wilson & T. M. Keane (Eds.), Assessing psychological trauma and PTSD: A practitioner’s handbook (pp. 399–411). Guilford Press.

Wiwin, et al. (2025). Trauma KDRT dan perilaku posesif remaja: Studi kasus di pusat rehabilitasi Serang. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(2).

Wortmann, D. A., et al. (2011). Religious struggle and posttraumatic stress disorder symptoms among trauma survivors. Psychological Trauma: Theory, Research, Practice, and Policy, 3(4).

World Health Organization. (2026). Adolescent health. World Health Organization.