Pengaruh Manajemen Kelas Terhadap Proses Pembelajaran di SMA Swasta PGRI 20 Siborongborong
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh manajemen kelas terhadap proses pembelajaran di SMA Swasta PGRI 20 Siborongborong Tahun Pembelajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis statistik inferensial. Populasi penelitian berjumlah 871 siswa, sedangkan sampel sebanyak 90 siswa. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup, dengan variabel Manajemen Kelas mencakup pengaturan siswa, pengaturan fasilitas, pengaturan waktu, dan penggunaan media pembelajaran, sedangkan Proses Pembelajaran meliputi pengelolaan pelaksanaan pembelajaran, proses komunikatif, respons peserta didik, aktivitas belajar, dan hasil belajar. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, linearitas, korelasi, regresi linear sederhana, uji t, koefisien determinasi, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif antara Manajemen Kelas dan Proses Pembelajaran dengan r = 0,637, lebih besar daripada rtabel = 0,207. Uji signifikansi memperoleh thitung = 7,748 > ttabel = 1,987. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Ŷ = 12,903 + 0,624X. Koefisien determinasi sebesar R² = 0,405 menunjukkan bahwa Manajemen Kelas menjelaskan 40,5% variasi Proses Pembelajaran, sedangkan 59,5% berada di luar model penelitian. Uji F menghasilkan Fhitung = 60,029 > Ftabel = 3,95. Penelitian menyimpulkan bahwa Manajemen Kelas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Proses Pembelajaran. Temuan ini menegaskan pentingnya kemampuan guru mengelola siswa, fasilitas, waktu, dan media untuk menciptakan pembelajaran yang aktif, komunikatif, terarah, efektif, dan mendukung keterlibatan peserta didik secara optimal.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Abdullah, K., Jannah, M., Aiman, U., Hasda, S., Fadilla, Z., Taqwin, Masita, Ardiawan, K. N., & Sari, M. E. (2012). Metodologi penelitian kuantitatif. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
Asmara, Y., & Nindianti, D. S. (2019). Urgensi manajemen kelas untuk mencapai tujuan pembelajaran. Sindang: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kajian Sejarah, 1(1), 12–24.
Hidayat, M. C., Wahyudi, & Widodo, S. (2020). Manajemen kelas dalam meningkatkan proses pembelajaran. Jurnal Pendidikan.
Juhji. (2016). Peran urgen guru dalam pendidikan. Studia Didaktika: Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan, 10(1), 51–62.
Kurni, D. K., & Susanto, R. (2018). Pengaruh keterampilan manajemen kelas terhadap kualitas proses pembelajaran di sekolah dasar pada kelas tinggi. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(1), 39–45. https://doi.org/10.31326/jipgsd.v2i01.232
Mulyasidhi, G., & Haq, M. S. (2021). Manajemen kelas dalam kegiatan pembelajaran bagi siswa sekolah dasar pada masa pandemi COVID-19. Jurnal Inspirasi Manajemen Pendidikan, 9(1), 144–155.
Nugraha, M. (2018). Manajemen kelas dalam meningkatkan proses pembelajaran. Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan, 4(1), 27–44.
Rohiyatun, B., & Mulyani, S. E. (2017). Hubungan prosedur manajemen kelas dengan kelancaran proses belajar mengajar. Jupe: Jurnal Pendidikan Mandala, 2(2), 92–99. https://doi.org/10.58258/jupe.v2i2.214
Sahir, S. H. (2021). Metodologi penelitian. Penerbit KBM Indonesia.
Slameto. (2014). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rineka Cipta.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003).