Pengaruh Pelaksanaan Ibadah Oleh Penyuluh Agama Terhadap Sukacita Lansia di Desa Paniaran Kecamatan Siborongborong

Main Article Content

Presman Anju Pinayungan
Goklas J Manalu
Elsina Sihombing
Lasmaria Lumban Tobing
Luhut Mawardi Sihombing

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pelaksanaan ibadah oleh Penyuluh Agama terhadap peningkatan sukacita lansia di Desa Paniaran, Kecamatan Siborongborong. Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah adanya fenomena lanjut usia (lansia) yang mengalami kesepian, penurunan semangat hidup, dan berkurangnya rasa sukacita akibat penurunan kondisi fisik serta berkurangnya aktivitas sosial. Pelaksanaan ibadah kelompok yang mencakup doa, nyanyian rohani, dan persekutuan bersama hadir sebagai alternatif pendekatan spiritual untuk meningkatkan kesejahteraan emosional kaum lansia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia anggota kelompok binaan Penyuluh Agama di Desa Paniaran yang berjumlah 17 orang. Mengingat ukuran populasi yang relatif kecil, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh atau total sampling, sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sebagai responden (N=17). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen kuesioner berskala Likert 5 poin yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data statistik dilakukan dengan bantuan program SPSS. Berdasarkan hasil analisis deskriptif, diperoleh total skor empiris untuk variabel Pelaksanaan Ibadah Kelompok (X) sebesar 541 dengan nilai rata-rata (mean) sebesar 31,82, sedangkan total skor variabel Sukacita Lansia (Y) adalah sebesar 573 dengan nilai rata-rata (mean) sebesar 33,71. Pengujian hipotesis menggunakan Uji Korelasi Product Moment Pearson menghasilkan nilai koefisien korelasi  sebesar 0,684, yang mengindikasikan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan searah antara pelaksanaan ibadah dengan sukacita lansia. Berdasarkan uji signifikansi parsial (uji t), diperoleh nilai sebesar 3,635 yang lebih besar dari  sebesar 1,753 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,004 (  < 0,05), sehingga  ditolak dan  diterima. Hasil analisis regresi linear sederhana menghasilkan persamaan . Sementara itu, uji koefisien determinasi  menunjukkan nilai sebesar 0,433, yang berarti pengaruh pelaksanaan ibadah memberikan kontribusi pengaruh sebesar 43,3% terhadap sukacita lansia, sedangkan 56,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini membuktikan secara empiris bahwa pengaruh pelaksanaan ibadah oleh Penyuluh Agama berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan sukacita lansia di Desa Paniaran, Kecamatan Siborongborong.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Bandiyah, S. (2013). Psikologi kesehatan: Keperawatan gerontik magister psikologi. Nuha Medika.

Bradshaw, M., Ellison, C. G., Fang, Q., & Mueller, C. (2014). Listening to religious music and mental health in later life. The Gerontologist, 54(6), 1021–1031.

Hitiyaut, M., Hatuwe, E., & Latuihamallo, M. G. (2022). Pengaruh terapi musik rohani Kristen terhadap tingkat kecemasan lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Inakaka Provinsi Maluku. Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan, 2(1), 15–20.

Koenig, H. G. (2018). Religion and mental health: Research and clinical applications. International Scholarly Research Notices, 2018, 2787302.

Levin, J. (2016). Prayer and mental health: A review of empirical studies. Journal of Religion and Health, 55(6), 1909–1930.

Novitasari, R. F., & Sudirman, A. N. A. (2023). Pengaruh terapi musik religi terhadap penurunan tingkat stres pada lansia di Panti Werdha LKS LU Beringin Hutuo Limboto. Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan, 3(1).

Park, C. L., & Edmondson, D. (2017). Religion and meaning in life: A systematic review. The Journal of Positive Psychology, 12(3), 1–15.

Santrock, J. W. (2016). Life-span development (15th ed.). McGraw-Hill Education.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

World Health Organization. (2015). World report on ageing and health. World Health Organization.

Ryff, C. D., & Singer, B. H. (2008). Know thyself and become what you are: A eudaimonic approach to psychological well-being. Journal of Happiness Studies, 9, 13–39.