Penerapan Christian Value Berdasarkan Galatia 5:22-23 Oleh Penyuluh Agama Kristen Bagi Kelompok Remaja di Desa Pangombusan
Main Article Content
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Christian value yang dilakukan oleh penyuluh agama Kristen berupa penguasaan diri dalam kehidupan kelompok remaja di Desa Pangombusan, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan informan sebanyak enam orang informan yakni penyuluh Agama Kristen dan remaja. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa bentuk-bentuk penguasaan diri yaitu: kerendahan hati, kesabaran, fokus pada tujuan dan disiplin diri, dan ketekunan. Penerapan rendah hati yang dilakukan oleh penyuluh agama Kristen adalah Penyuluh Agama Kristen juga memberikan arahan dalam bentuk nasihat, sharing, doa bersama, maupun renungan secara verbal dan menunjukkan keteladanan melalui perilaku mereka, seperti hidup teratur dan memiliki sikap yang rendah hati. Penerapan kesabaran yang dilakukan oleh penyuluh agama Kristen adalah diberikan teguran, teguran yang disampaikan dengan cara yang tepat membuat remaja lebih mudah menyadari kesalahan dan berusaha memperbaiki diri. Juga melakukan pendekatan, pendekatan yang hangat dan personal yang membuat remaja merasa dihargai dan didukung dan memberikan arahan. Selanjutnya memberikan evaluasi, evalusi tersebut diarahkan untuk menumbuhkan kesabaran dan kesadaran. Penerapan fokus pada tujuan dan disiplin yang dilakukan oleh penyuluh agama Kristen adalah memberikan teguran, penyuluh memilih memberikan teguran secara baik tanpa marah, sehingga remaja dapat merenungkan kesalahan mereka tanpa merasa terhakimi. Juga memberikan arahan, arahan dan dukungan yang diberikan penyuluh membantu remaja menjalani proses perubahan secara bertahap. Pentingnya penerapan Christian value berupa penguasaan diri didasarkan pada alasan bahwa saat ini banyak terjadi perilaku menyimpang yang bertentangan dengan penguasaan diri.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Andrian, T. (2024). Peran Pendidikan Agama Kristen dalam pembentukan nilai moral remaja masa kini. Inculco Journal of Christian Education, 4(1), 107–122.
Astari, P., & Joseph, L. S. (2023). Kekuatan karakter pada remaja Kristen dalam pergaulan di era milenial: Kajian Pendidikan Agama Kristen yang menghidupkan. Jurnal Shanan, 7(1), 45–56.
Christiasari, C. (2022). Pembentukan perilaku hidup tentang penguasaan diri melalui ibadah tengah minggu. HAGGADAH: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 3(2), 75–83.
Dupe, S. I. S. (2020). Konsep diri remaja Kristen dalam menghadapi perubahan zaman. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH), 2(1), 53–69.
Naibaho, D., Sitorus, F. S., & Sitorus, Y. O. (2024). Perspektif ciri dan tugas perkembangan remaja dalam kajian Pendidikan Agama Kristen. [Nama jurnal tidak tercantum], 1(2), 52–57.
Napitupulu, V. D. T. N. (2022). Peran Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk pendidikan karakter. [Nama jurnal tidak tercantum], 1(3), 628–631.
Panggabean, D. E., dkk. (2025). Peran penyuluh agama Kristen dalam pengembangan karakter remaja di UPT Pelayanan Sosial Anak dan Lanjut Usia Siborongborong. Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 2(3), 1046.
Perangin-angin, E. D. K., Aritonang, H. D., Imeldawati, T., & Hombing, D. B. (2022). Tantangan dan strategi penyuluhan agama Kristen dalam pelaksanaan program penyuluhan selama masa pandemi COVID-19 di Kabupaten Tapanuli Utara. Jurnal Christian Humaniora, 6(1), 23–43.
Pellokila, I. I., & Taneo, S. T. (2023). Pengaruh regulasi diri Kristen terhadap prokrastinasi akademik siswa. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(1), 568–576.
Sihombing, B. (2022). Implementasi karakter berdasarkan Galatia 5:22–23 ke dalam tema-tema Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti siswa SMP. Jurnal Missio Christi, 5, 113.
Sianturi, E., dkk. (2026). Upaya penyuluh agama Kristen dalam membentuk karakter sopan santun anak melalui pembinaan rohani kelompok binaan Rabu Ceria di Desa Tambunan Sunge. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(3), 288.
Situmeang, C. M., & Sagala, R. (2023). Kesiapan penyuluh agama Kristen dalam menghadapi tantangan dan perubahan di era Society 5.0. Jurnal Pendidikan Penyuluhan Agama Kristen, 1(1), 31–46.
Tandana, E., Yowa, E. K., & Manik, N. D. Y. (2022). Character education in forming student behavior: A viewpoint of Christian Religious Education learning. Didache: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 3(2), 161–176.
Telaumbanua, A. (2018). Peranan guru Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk karakter siswa. FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika, 1(2), 219–231.
Wanas, M. L. (2016). Integrasi penguasaan diri dalam psikologi dengan Pendidikan Agama Kristen. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Agama Kristen Sekolah Tinggi Teologi Simpson, 74–79.
Warwer, F. (2024). The relationship between the religiosity and integrity of young generations in Papua, Indonesia: Studies from a Christian perspective. Religions, 15(7).
Widjaja, L., Hermanto, Y. P., & Tatang, J. (2022). Peran orangtua dan pembina remaja Kristen terhadap fenomena perilaku remaja Citayam. Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi, 5(2), 220–231.