Kemampuan Membaca Notasi Angka terhadap Minat Mengikuti Paduan Suara di SMA Negeri 2 Lintong Ni Huta
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan membaca notasi angka serta keterkaitannya dengan minat siswa kelas XI dalam mengikuti kegiatan paduan suara di SMA Negeri 2 Lintongnihuta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap 20 siswa anggota paduan suara, serta didukung informasi dari guru seni musik dan pelatih paduan suara. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca notasi angka siswa berada pada tingkat yang beragam. Sebanyak 7 siswa (35%) berada pada kategori mahir, 8 siswa (40%) pada kategori cukup, dan 5 siswa (25%) pada kategori kurang. Minat siswa mengikuti paduan suara secara umum tergolong tinggi, yang tercermin melalui perasaan senang, ketertarikan, perhatian, dan keterlibatan selama latihan. Siswa yang memiliki kemampuan membaca notasi angka lebih baik cenderung lebih cepat menguasai repertoar baru, lebih percaya diri, aktif bertanya, dan terlibat secara konsisten dalam latihan. Sebaliknya, siswa yang mengalami kesulitan membaca notasi lebih bergantung pada hafalan dan contoh dari pelatih serta menunjukkan kepercayaan diri yang lebih rendah. Penelitian menyimpulkan bahwa kemampuan membaca notasi angka dan minat mengikuti paduan suara menunjukkan keterkaitan positif yang saling memperkuat. Oleh karena itu, pembelajaran notasi angka secara terstruktur dan berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan keterampilan musikal, kepercayaan diri, serta keterlibatan siswa dalam paduan suara sekolah.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif. Syakir Media Press.
Arikunto, S. (n.d.). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. PT Bina Aksara.
Hurlock, E. B. (1995). Perkembangan anak (Jilid 2). Erlangga.
Hutabarat. (2019). Pengaruh kemampuan membaca notasi balok terhadap minat siswa mengikuti ekstrakurikuler musik di SMA Negeri 4 Medan.
Jamalus. (1988). Pengajaran musik melalui pengalaman musik. Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan.
Kodijat-Marzoeki, L. (2004). Tangganada dan trinada. Djambatan.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Mudjilah, H. S. (2010). Teori musik dasar. Universitas Negeri Yogyakarta.
Napitupulu. (2020). Analisis kemampuan membaca notasi angka siswa kelas X dalam mengikuti kegiatan paduan suara di SMA Negeri 1 Balige.
Prier, K. E. (2011). Ilmu bentuk musik. Pusat Musik Liturgi.
Safari. (2003). Indikator minat belajar. Rineka Cipta.
Siburian. (2017). Hubungan kemampuan membaca notasi angka dengan minat belajar musik siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Pematangsiantar.
Simanungkalit, N. (2008). Teknik vokal paduan suara. Gramedia Pustaka Utama.
Slameto. (2010). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rineka Cipta.