Hubungan Model Pembelajaran Picture and Picture Pada Keaktifan Belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Sipoholon
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan model pembelajaran Picture and Picture dengan keaktifan belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Sipoholon Tahun Pembelajaran 2026/2027. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain non-eksperimental. Populasi penelitian berjumlah 105 siswa, sedangkan sampel sebanyak 84 siswa ditentukan berdasarkan teknik Isaac dan Michael pada taraf kesalahan 5%. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup positif sebanyak 30 butir pernyataan dan dianalisis melalui korelasi Product Moment Pearson, uji t, regresi linear sederhana, koefisien determinasi, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara model pembelajaran Picture and Picture dan keaktifan belajar, dengan nilai rxy = 0,601 lebih besar daripada rtabel = 0,213. Uji signifikansi memperoleh thitung = 6,812 lebih besar daripada ttabel = 2,000, sehingga hubungan kedua variabel dinyatakan signifikan. Analisis regresi menghasilkan persamaan Ŷ = 24,22 + 0,64X, sedangkan koefisien determinasi sebesar 36,1%, yang menunjukkan bahwa 36,1% variasi keaktifan belajar berkaitan dengan variasi model pembelajaran Picture and Picture. Pengujian hipotesis menghasilkan Fhitung = 46,40 lebih besar daripada Ftabel = 1,39. Dengan demikian, terdapat hubungan positif dan signifikan antara model pembelajaran Picture and Picture dengan keaktifan belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti siswa. Temuan ini menegaskan relevansi pembelajaran berbasis visual dan interaktif dalam mendorong keterlibatan aktif siswa selama proses pembelajaran.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Harianja, J. K., Subakti, H., Avicenna, A., Rambe, S. A., Hasan, M., Ramadhani, Y. R., Sartika, S. H., Nirbita, B. N., Chamidah, D., Rahmawati, I., Lestari, H., & Panjaitan, M. M. J. (2022). Tipe-tipe model pembelajaran kooperatif. Yayasan Kita Menulis.
Harianto. (2012). Pendidikan Agama Kristen dalam Alkitab dan dunia pendidikan masa kini. Penerbit ANDI.
Istarani. (2014). Model pembelajaran inovatif. Media Persada.
Kurniasih, I., & Sani, B. (2016). Ragam pengembangan model pembelajaran untuk peningkatan profesionalitas guru. Kata Pena.
Payon, F. F., Andrian, D., & Mardikarini, S. (2021). Faktor yang mempengaruhi keaktifan belajar peserta didik kelas III SD. Jurnal Ilmiah KONTEKSTUAL, 2*(2), 53–60. [https://doi.org/10.46772/kontekstual.v2i02.397](https://doi.org/10.46772/kontekstual.v2i02.397)
Rahayu, S. (2022). Desain pembelajaran aktif (active learning). Ananta Vidya.
Sinar. (2018). Metode active learning: Upaya peningkatan keaktifan dan hasil belajar. Deepublish.
Sudjana, N. (2025). Penilaian hasil proses belajar mengajar. PT Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Suprijono, A. (2014). Cooperative learning: Teori dan aplikasi PAIKEM. Pustaka Pelajar.