Hubungan Kompetensi Sosial Guru Pendidikan Agama Kristen dengan Upaya Peningkatan Karakter Sosial Siswa Kelas IX SMP Negeri 4 Tarutung
Main Article Content
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan positif dan signifikan antara kompetensi sosial guru Pendidikan Agama Kristen dengan upaya peningkatan karakter sosial siswa kelas IX SMP Negeri 4 Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2026/2027. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 4 Tarutung Tahun Pembelajaran 2026/2027 berjumlah 112 orang dan ditetapkan sampel sebanyak 34 orang yakni 30% dari populasi menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan dengan angket tertutup positif sebanyak 30 item yaitu 15 item untuk variabel X dan 15 item untuk variabel Y. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kompetensi sosial guru Pendidikan Agama Kristen dengan upaya peningkatan karakter sosial siswa kelas IX SMP Negeri 4 Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2026/2027 yang dibuktikan dengan analisa data sebagai berikut: 1) uji hubungan yang positif diperoleh nilai rxy = 0,723 > rtabel (a = 0,05, n = 34) = 0,339 dengan demikian diketahui bahwa terdapat hubungan yang positif antara variabel X dengan variabel Y. 2) Uji hubungan yang signifikan diperoleh nilai thitung = 5,921 > ttabel (a = 0,05, dk = n – 2 = 32) = 2,042 dengan demikian terdapat hubungan yang signifikan antara variabel X dengan variabel Y. Sehingga Ha yang menyatakan terdapat hubungan positif dan signifikan antara kompetensi sosial guru Pendidikan Agama Kristen dengan upaya peningkatan karakter sosial siswa kelas IX SMP Negeri 4 Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2026/2027 diterima dan H0 yang mengatakan tidak terdapat hubungan ditolak.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Arikunto, S. (2017). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Gule, Y. (2021). Pentingnya kompetensi sosial guru Pendidikan Agama Kristen dalam meningkatkan motivasi siswa belajar Pendidikan Agama Kristen. Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Musik Gereja, 1(1), 89–104.
Haryani, Y., & Zaidan, P. Z. (2023). Kompetensi sosial guru dan pengaruhnya terhadap keterampilan sosial siswa, 6(2), 90–100.
Homrighausen, E. G., & Enklaar, I. H. (2015). Pendidikan Agama Kristen. BPK Gunung Mulia.
Kementerian Pendidikan Nasional. (2011). Pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa.
Listyarti, R. (2012). Pendidikan karakter dalam metode aktif, inovatif dan kreatif. Erlangga.
Mulyasa, E. (2013). Standar kompetensi dan sertifikasi guru. Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2018). Manajemen pendidikan karakter. Bumi Aksara.
Naibaho, D. (2021). Kode etik dan profesionalisme guru Pendidikan Agama Kristen. CV Pena Persada.
Neliwati, Amini, A., Ainun, N., & Syahida, N. A. (2023). Hubungan kompetensi sosial guru dengan perkembangan karakter siswa di MIS Takmiliyah Tuamang. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(4), 2388–2391.
Nuhamara, D. (2018). Pengutamaan dimensi karakter dalam Pendidikan Agama Kristen [Prioritizing character dimensions in Christian religious education]. 1(1).
Padang, S. A., Waruwu, T., Sitompul, S. R., Widiastuti, M., Ariawan, S., et al. (2025). Pengaruh kompetensi sosial guru Pendidikan Agama Kristen terhadap moralitas siswa kelas VII SMP Negeri 1 Laguboti tahun pelajaran 2024/2025, (5), 264–281.
Pasaribu, A. G. (2015). Aplikasi kompetensi guru Pendidikan Agama Kristen. CV Mitra.
Rina, F. (2021). Kompetensi guru. PT Bumi Aksara.
Sagala, S. (2013). Kemampuan profesional guru dan tenaga kependidikan. Alfabeta.
Samani, M. (2019). Pendidikan karakter. Remaja Rosdakarya.
Siahaan, E. A., Ariawan, S., Turnip, H., Samosir, T. A., & Naibaho, D. (2024). Hubungan interaksi edukatif dengan tingkah laku siswa kelas XI SMA Negeri 2 Tarutung tahun pembelajaran 2024/2025. Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(3).
Sidjabat. (2010). Membangun pribadi unggul: Suatu pendekatan teologis terhadap pendidikan karakter. ANDI.
Sihombing, I. R., Nababan, D., Simamora, L. R. T., Samosir, T. A., & Silalahi, M. D. (2024). Pengaruh kecerdasan emosional guru Pendidikan Agama Kristen terhadap pembentukan karakter siswa kelas V SD Negeri 173299 Paniaran tahun pembelajaran 2023/2024. Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat, 2(2), 33–43.
Siloinyanan, S. N. (2022). Strategi pembinaan gereja pada keluarga Kristen dalam pembentukan karakter anak remaja era milenial di Jemaat GKI Siloam Perumnas II Waena. Murai: Jurnal Papua Teologi Kontekstual, 3(2), 92–101.
Simanjuntak, M. R. (2023). Peran kompetensi sosial guru terhadap pembelajaran yang efektif, 2(4), 12748–12757.
Simatupang, H., et al. (2020). Pengantar Pendidikan Agama Kristen. ANDI.
Soetjipto, & Kosasi. (2007). Profesi keguruan. Rineka Cipta.
Sudjana. (2011). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suyadi. (2012). Strategi pembelajaran pendidikan karakter. Remaja Rosdakarya.
Susilo, W. (2013). Membangun karakter unggul. ANDI.
Waharman. (2018). Peran orang tua dalam pertumbuhan spiritualitas anak: Sebuah studi eksegetis Efesus 6:1–4. Manna Rafflesia, 4(2), 116–129.
Zakaria. (2023). Pentingnya nilai-nilai sosial dan perilaku sosial pada siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Indonesia, 2(1), 28.
Zebua, B. (2024). Model pendidikan Kristen menurut Ulangan 6:6–9 dan implementasinya di Sekolah Gracia Abadi Sewan Tangerang. POIEMA: Jurnal Teologi dan Misi, 1(2), 90–102.
Zubaedi. (2015). Desain pendidikan karakter: Konsepsi dan aplikasinya dalam lembaga pendidikan. Kencana.