The Influence of Christian Religious Education Teachers as Motivators on the Emotional Intelligence of 10th Grade Students at SMKN 1 Tantom Angkola
Main Article Content
Abstract
This study aims to determine the positive and significant influence of Christian Religious Education teachers as motivators on the emotional intelligence of 10th-grade students at SMKN 1 Tantom Angkola in the 2024/2025 academic year. The research employed a quantitative descriptive method. The population consisted of all 10th-grade Protestant Christian students at SMKN 1 Tantom Angkola in the 2024/2025 academic year, totaling 144 students, and a research sample of 30% of the population, namely 43 students, was selected using a random sampling technique. Data were collected using a closed-ended questionnaire comprising 33 items. The data analysis results indicate that Christian Religious Education teachers as motivators have a positive and significant influence on the emotional intelligence of 10th-grade students at SMKN 1 Tantom Angkola in the 2024/2025 academic year, as evidenced by the following analysis: 1) Analysis Requirement Test: a) Positive correlation test: rxy = 0.450 > rtable (α = 0.05, n = 43) = 0.301 b) Significance test: tcount = 3.230 > ttable (α = 0.05, df = n − 2 = 41) = 2.021 2) Influence Test: a) Regression equation test: Ŷ = 23.07 + 0.45X b) Coefficient of determination (r²) = 20.3% 30 Hypothesis Test: Using the Ftest, Fcount > Ftable (α = 0.05, numerator df k = 20, denominator df n − 2 = 41), i.e., 10.42 > 1.51 Based on these results, Ha, stating that Christian Religious Education teachers as motivators have a positive and significant influence on the emotional intelligence of 10th-grade students at SMKN 1 Tantom Angkola in the 2024/2025 academic year, is accepted, and H0 is rejected.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Belandia, J. (2005). Profesionalisme guru dan bingkai materi. Bandung: Bina Media Informasi.
Goleman, D. (2005). Emotional intelligence: Mengapa EQ lebih penting dari IQ. Jakarta: Gramedia.
Harianto. (2012). Pendidikan Agama Kristen dalam Alkitab & dunia masa kini. Yogyakarta: ANDI.
Homrighausen, & Enklaar. (2008). Pendidikan Agama Kristen. Jakarta: Gunung Mulia.
Hutabarat, O. (2006a). Pedoman untuk guru Pendidikan Agama Kristen SD–SMA dalam melaksanakan kurikulum baru. Bandung: Bina Media Informasi.
Hutabarat, O. (2006b). Pedoman untuk guru Pendidikan Agama Kristen. Yogyakarta: Andi Offset.
Intarti, E. M. (2016). Peran guru Pendidikan Agama Kristen sebagai motivator. REGULA FIDEI: Jurnal Pendidikan Agama Kristen.
Lase, J. (2003). Motivasi berorientasi dan kecerdasan emosional, percaya diri dan kinerja. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Manizar, E. (2017). Peran guru sebagai motivator dalam belajar. Tadrib: Jurnal Pendidikan Islam.
Mulyasa, E. (2011). Menjadi guru profesional: Menciptakan pembelajaran kreatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Muslich, M. (2011). Pendidikan karakter menjawab tantangan krisis multidimensional. Jakarta: Bumi Aksara.
Nainggolan, [Initial]. (2008). Strategi pendidikan Agama Kristen. Jakarta Barat: Generasi Info Media.
Nainggolan, [Initial]. (2010). Guru Agama Kristen sebagai panggilan dan profesi. Bandung: Bina Media Informasi.
Pasaribu, A. G. (2015). Aplikasi kompetensi guru Pendidikan Agama Kristen yang alkitabiah. Medan: CV Mitra.
Rela, E. (2016). Peran guru Pendidikan Agama Kristen sebagai motivator. REGULA FIDEI: Jurnal Pendidikan Agama Kristen.
Ria, A., [et al.]. (2022). Analisis kecerdasan emosional peserta didik kelas X-1 di SMA N. 5 Samarinda. Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru.
Sanjaya, W. (2008). Kurikulum dan pembelajaran. Jakarta: Kencana.
Sidjabat, [Initial]. (1996). Strategi pendidikan Kristen: Suatu tinjauan teologis-filosofis. Yogyakarta: ANDI.
Sidjabat, [Initial]. (2009). Mengajar secara profesional: Mewujudkan visi guru profesional. Bandung: Kalam Hidup.
Sidjabat, [Initial]. (2017). Mengajar secara profesional. Bandung: Yayasan Kalam Hidup.
Sardiman, A. M. (2009). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Simatupang, R., & Naibaho, D. (2023). Peran guru Pendidikan Agama Kristen sebagai fasilitator dan motivator bagi minat belajar peserta didik. Jurnal Ilmiah Multidisiplin.
Setiawan, A., & Simbolon, D. (2018). Pengaruh kecerdasan emosional terhadap hasil belajar matematika siswa SMK Kansai Pekanbaru. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika.
Sukarman, T. (2012). Gereja yang bertumbuh dan berkembang. Yogyakarta: ANDI.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Uno, H. (2011). Perencanaan pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Yunalia, M., & Etika, N. (2020). Analisis kecerdasan emosional remaja tahap akhir berdasarkan jenis kelamin. Jurnal Keperawatan Jiwa.