Hubungan Cerita Abraham Tentang Ketaatan dan Kejujuran Dengan Motivasi Belajar Dalam Pendidikan Agama Kristen Di Kelas VI SD
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan cerita Abraham tentang ketaatan dan kejujuran dengan motivasi belajar dalam Pendidikan Agama Kristen pada siswa kelas VI SD. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas VI SD dengan jumlah sampel sebanyak 32 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel cerita Abraham tentang ketaatan dan kejujuran memperoleh skor rata-rata sebesar 39,25 dengan kategori baik, sedangkan variabel motivasi belajar memperoleh skor rata-rata sebesar 20,94 dengan kategori baik. Berdasarkan hasil analisis korelasi Product Moment Pearson diperoleh nilai koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,048 atau 4,8%, yang menunjukkan bahwa hubungan antara cerita Abraham tentang ketaatan dan kejujuran dengan motivasi belajar siswa berada pada kategori sangat rendah dan tidak signifikan. Hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa cerita Abraham tentang ketaatan dan kejujuran hanya memberikan kontribusi sebesar 0,23% terhadap motivasi belajar siswa, sedangkan 99,77% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara cerita Abraham tentang ketaatan dan kejujuran dengan motivasi belajar dalam Pendidikan Agama Kristen pada siswa kelas VI SD.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Firdaus, B. N. S. I., Indasah, S., & Nugraheni, N. (2024). Penguatan pendidikan karakter sebagai wujud pendidikan berkualitas dalam upaya mencapai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). Jurnal Citra Pendidikan, 4(2), 1788–1798.
Halawa, I. K., & Panggabean, S. M. (2025). Ketaatan Abraham dalam perspektif teologis: Implikasinya bagi kehidupan orang Kristen. Scripta: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kontekstual, 19(2), 115–126.
Halawa, O. (2022). Strategi pembelajaran guru Pendidikan Agama Kristen dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Teologi Rahmat, 8(1), 1–8.
Halawa, S., & Putrawan, B. K. (2023). Makna ketaatan Abraham dalam mempersembahkan Ishak: Analisa naratif dari Kejadian 22:1–19. Jurnal Salvation, 3(2), 112–122.
Harefa, E. E., et al. (2022). Peranan kreatifitas guru Pendidikan Agama Kristen melalui nyanyian sebagai media pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa di sekolah dasar. Jurnal Teologi Rahmat, 8(2), 58–66.
Nainggolan, U. P., et al. (2025). Mengulik praktik poligami dan sinkretisme religius: Urgensi teologi penatalayanan. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(12), 13848–13854.
Santoso, K. A., & Widiyanto, M. A. (2022). Pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar Pendidikan Agama Kristen. Journal of Learning and Evaluation Education, 1(1), 28–34.
Suardin. (2022). Hubungan kedisiplinan siswa terhadap motivasi belajar siswa di sekolah dasar. Taksonomi: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 2(2), 73.
Suarningsih, N. M., et al. (2024). Pendidikan karakter di Indonesia dalam berbagai perspektif (Definisi, tujuan, landasan dan prakteknya). JOCER: Journal of Civic Education Research, 2(2), 61–73.
Tiwang, B. B. A., & Masambe, H. G. (2025). Membangun komitmen iman melalui kajian hermeneutik kritik naratif Kejadian 22:1–19 sebagai model pelayan Tuhan. Paramathetes: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 4(1), 49–60.