Hubungan Cerita Rakyat Dari Daha Ke Bumiayu dengan Minat Belajar Siswa pada Pendidikan Anti Korupsi dalam Pendidikan Agama Kristen (PAK) Kelas X di SMK Negeri 1 Siatas Barita
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan cerita rakyat Dari Daha ke Bumiayu dengan minat belajar siswa pada pendidikan anti korupsi dalam Pendidikan Agama Kristen (PAK) kelas X SMK Negeri 1 Siatas Barita. Penelitian ini didasarkan pada rendahnya minat belajar siswa terhadap nilai-nilai moral dan anti korupsi yang diajarkan secara konvensional. Cerita rakyat digunakan sebagai media pembelajaran kontekstual yang mengandung nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik random sampling. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMK Negeri 1 Siatas Barita, dengan sampel yang diambil secara acak. Data dikumpulkan melalui angket minat belajar dan pemahaman nilai anti korupsi, kemudian dianalisis menggunakan korelasi Product Moment. hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang cukup kuat atau sedang antara penggunaan cerita rakyat Dari Daha ke Bumiayu dengan minat belajar siswa pada pendidikan anti korupsi dalam Pendidikan Agama Kristen kelas X SMK Negeri 1 Siatas Barita. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi Product Moment sebesar rxy = 0,42, yang berada pada kategori hubungan kuat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin baik penggunaan cerita rakyat dalam pembelajaran PAK, maka semakin tinggi pula minat belajar siswa terhadap pendidikan anti korupsi.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Arikunto, S. (2014). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Boehlke, R. R. (2011). Sejarah pengembangan pikiran dan praktek pendidikan agama Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Bratcher, R. G. (2014). Pedoman penafsiran Alkitab Injil Markus. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF.
Daliono. (2005). Psikologi pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Djamarah, S. B. (2011). Psikologi belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Harianto, G. P. (2016). Pendidikan agama Kristen dalam Alkitab dan dunia pendidikan masa kini. Yogyakarta: Andi.
Khairani, M. (2013). Psikologi belajar. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. (2019). Pendidikan anti korupsi. Jakarta: Kemendikbud.
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Nasution, S. (2015). Didaktik asas-asas mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Nurhamara, D. (2017). Pembimbing pendidikan agama Kristen. Medan: JM.
Price, J. M. (2011). Yesus guru agung. Bandung: Yayasan Baptis Indonesia.
Sanjaya, W. (2016). Strategi pembelajaran berorientasi standar pendidikan. Jakarta: Kencana.
Simatupang, H., & Dkk. (2020). Pengantar pendidikan agama Kristen. Yogyakarta: Andi.
Slameto. (2015). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan (Kuantitatif, kualitatif, kombinasi, R&D dan penelitian pendidikan) (Edisi ke-3). Bandung: Alfabeta.
Uno, H. B. (2018). Model pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Yudiono, K. S. (2005). Cerita rakyat dari Brebes: Babad Bumi Pakuwon. Jakarta: Grasindo.
Zubaedi. (2011). Pendidikan berbasis masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.