Hubungan Cerita Legenda Danau Toba dengan Motivasi Belajar dalam Pembentukan Karakter Tanggung Jawab Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Siborongborong
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan cerita rakyat Legenda Danau Toba tentang ketaatan dan menepati janji dengan pembentukan karakter tanggung jawab siswa kelas XI SMA Negeri 1 Siborongborong. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan karakter dalam membentuk peserta didik yang bertanggung jawab serta perlunya pemanfaatan kearifan lokal sebagai media pembelajaran karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian berjumlah 396 siswa kelas XI SMA Negeri 1 Siborongborong dan sampel penelitian sebanyak 36 siswa kelas XI-A yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket tertutup yang terdiri dari 20 item angket variabel Cerita Legenda Danau Toba (X) dan 20 item angket Motivasi Belajar (Y). Berdasarkan hasil analisis data diperoleh koefisien korelasi Product Moment Pearson sebesar rxy = 0,87. Nilai tersebut lebih besar dari rtabel = 0,329 pada taraf signifikansi 5%, sehingga terdapat hubungan yang positif dan sangat kuat antara Cerita Legenda Danau Toba dengan Motivasi Belajar siswa. Hasil uji t menunjukkan thitung = 10,29 > ttabel = 2,032. Dengan demikian hipotesis penelitian diterima. Koefisien determinasi sebesar 75,69% menunjukkan bahwa Motivasi Belajar siswa dipengaruhi oleh pemahaman terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam Cerita Legenda Danau Toba.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Arief, M., & Sadirman. (2007). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. RajaGrafindo Persada.
Damayanti, A. (2023). Kumpulan legenda (S. Raharjo, Ed.). Bhuana Ilmu Populer.
Halimah, & Komalasari, I. (2026). Nilai-nilai kearifan lokal dalam kumpulan cerita rakyat Nusantara. Jurnal Manajemen Pendidikan, 14(2), 901–907.
Ismanto, I. (2024). Analisis emosi serta nilai moral tokoh-tokoh dalam cerita rakyat Malin Kundang dan Danau Toba karya Nuraini dan Rosmilan Pulungan. Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa, 2(3), 23–31.
Karo, M. B. (2024). Motivasi belajar. PT Kanisius.
Lamria, S. R. M., & Yeti, M. (2024). Unsur budaya teks cerita rakyat Danau Toba dalam buku bahan ajar BIPA Sahabatku Indonesia untuk pemelajar BIPA 4. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 10(3), 2639–2650.
Lickona, T. (2012). Character matters (Persoalan karakter): Bagaimana membantu anak mengembangkan penilaian yang baik, integritas, dan kebajikan penting lainnya (U. Wahyudin & D. Budimansyah, Eds.). Bumi Aksara.
Loloagin, G., Rantung, D. A., & Naibaho, L. (2023). Implementasi pendidikan karakter menurut perspektif Thomas Lickona ditinjau dari peran pendidik PAK. Journal on Education, 5(3), 6012–6022.
Omeri, N. (2015). Pentingnya pendidikan karakter dalam dunia pendidikan. Manajer Pendidikan, 9(3), 464–468.
Rahmatullah, A., Permata, D. P., Jamilah, N., & Masodi, M. (2025). Analisis nilai pendidikan karakter dalam buku cerita rakyat “Danau Toba dan Pulau Samosir”. Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA), 5(3), 406–412.
Rohmad, & Sarah, S. (2021). Pengembangan instrumen angket (A. Murtadho, Ed.). Penerbit K-Media.
Sihombing, Z. A., & Pasaribu, A. G. (2023). Pendekatan PAK dalam pembentukan karakter remaja. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(3), 10615–10630.
Sudrajat, A. (2011). Mengapa pendidikan karakter? Jurnal Pendidikan Karakter, 1(1), 47–58.
Sutianah, C. (2021). Landasan pendidikan. Penerbit Qiara Media.