Hubungan Cerita Rakyat Sangkuriang Terhadap Minat Belajar Siswa dalam Pendidikan Karakter Anti Korupsi Di SMA Negeri 2 Tarutung

Main Article Content

Anggi Sihotang
Clara Ruthya Simanjuntak
Kezia Sri Ulina Br Ginting
Andar Gunawan Pasaribu

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengeksplorasi dampak dari kisah rakyat Sangkuriang terhadap minat siswa dalam pendidikan karakter yang menentang korupsi di SMA Negeri 2 Tarutung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan yang bersifat korelasional. Terdapat 30 siswa yang dijadikan sampel dan dipilih sebagai responden dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, sedangkan untuk analisis data, digunakan rumus Korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi (rhitung) sebesar 0,67, sedangkan nilai rtabel pada taraf signifikansi 5% sebesar 0,361. Karena rhitung > rtabel (0,67 > 0,361), maka hipotesis alternatif (H₁) diterima dan hipotesis nol (H₀) ditolak. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara cerita rakyat Sangkuriang terhadap minat belajar siswa dalam pendidikan karakter anti korupsi. Nilai korelasi sebesar 0,67 berada pada kategori kuat. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa cerita rakyat Sangkuriang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan minat belajar siswa sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter anti korupsi.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Danandjaja, J. (2007). Folklor Indonesia: Ilmu gosip, dongeng, dan lain-lain. Pustaka Utama Grafiti.

Dimyati, & Mudjiono. (2013). Belajar dan pembelajaran. Rineka Cipta.

Isroani, F., & Zaenullah. (2023). Pendidikan antikorupsi sebagai pendidikan karakter bagi peserta didik. Sustainable, 6(2). https://doi.org/10.32923/kjmp.v6i2.4135

Kenneth, N. (2024). Maraknya kasus korupsi di Indonesia tahun ke tahun, 2(1), 335–340.

Martono, N. (2010). Metode penelitian kuantitatif: Analisis isi dan analisis data sekunder. Rajawali Pers.

Noor, R. S. (2020). Pendidikan karakter anti korupsi sebagai bagian dari upaya pencegahan dini korupsi di Indonesia. Morality: Jurnal Ilmu Hukum, 6(1). https://jurnal.upgriplk.ac.id/index.php/morality/article/view/169

Nurrisa, F., & Hermina, D. (2025). Pendekatan kualitatif dalam penelitian: Strategi, tahapan, dan analisis data. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, 2(3), 793–800.

Rasyid, N. A., et al. (2025). Correlation of learning interest with learning discipline of Grade 5 students at Elementary School 12 Singkawang Tengah. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 11(1). https://journal.unj.ac.id/unj/index

Sholeha, U., Arjudin, & Saputra, H. H. (2023). Hubungan persepsi dan minat belajar dengan hasil belajar matematika siswa. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. https://doi.org/10.23969/jp.v8i2.9673

Supriadi, A., Balai Bahasa, & Jawa Barat. (2012). Kearifan lokal cerita Sangkuriang: Menuju ketahanan bangsa. 1–10.