Tinjauan Etika Kristen Terhadap Tradisi Mangokal Holi Dalam Budaya Batak Toba
Main Article Content
Abstract
Tradisi Mangongkal Holi merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Batak Toba yang memiliki makna penghormatan kepada leluhur melalui pemindahan tulang-belulang ke tempat yang lebih layak. Namun, dalam konteks kekristenan, praktik ini menimbulkan dilema etis karena adanya perbedaan pemahaman tentang relasi antara orang hidup dan orang mati. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tradisi Mangongkal Holi dari perspektif etika Kristen dengan menyoroti pengertian, makna, serta prinsip-prinsip etis yang digunakan dalam menilai praktik budaya tersebut. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan teologis-etis. Hasil kajian menunjukkan bahwa tradisi Mangongkal Holi mengandung nilai positif seperti penghormatan kepada orang tua, solidaritas keluarga, dan pelestarian identitas budaya. Namun, praktik ini berpotensi bertentangan dengan ajaran Alkitab apabila mengandung unsur penyembahan leluhur atau keyakinan bahwa orang mati masih dapat memengaruhi kehidupan orang hidup. Oleh karena itu, etika Kristen menekankan pentingnya penyaringan nilai melalui prinsip otoritas Alkitab, kemurnian iman, penghormatan sosial, serta peran pendidikan gereja. Tradisi Mangongkal Holi dapat diterima secara etis dalam kekristenan apabila dimaknai sebagai bentuk penghormatan sosial tanpa unsur penyembahan berhala. Diperlukan pemahaman yang tepat agar tercipta keseimbangan antara pelestarian budaya dan kesetiaan terhadap iman Kristen.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Hasibuan, R. P., Simanungkalit, N., & Situmeang, N. (2021). Menyoal keterjalinan orang hidup dan mati menurut tradisi Batak dan ajaran Huria Kristen Batak Protestan. Anthropos: Jurnal Antropologi Sosial dan Budaya (Journal of Social and Cultural Anthropology), 6(2), 231–242. https://doi.org/10.24114/antro.v6i2.19280
Nurjannah Sintya Sihotang, Manullang, M., & Sihombing, W. F. (2023). Penghormatan terhadap leluhur: Perspektif masyarakat Batak Kristen terhadap ritual mangongkal holi di Desa Sinom Hudon Tonga. Jurnal Pendidikan Agama Katekese dan Pastoral, 2(2), 65–79.
Olivia, R. A. (2029). Teologi penghormatan upaya misiologi melalui dialog Kristen dengan ritus mangongkal holi dalam budaya Batak Toba (Theology of respect: Missiological efforts through Christian dialogue with the mangongkal holi rites in Toba Batak culture). Jurnal Matetes STT Ebenhaezer, 2(2), 53–63.
Purba, E., & Hutagalung, S. (2024). Tradisi mangongkal holi Batak Toba: Eksplorasi kesesuaian dengan perspektif Alkitabiah 2 Samuel 21:12–14. Danum Pambelum: Jurnal Teologi dan Musik Gereja, 4(1), 74–85.https://doi.org/10.54170/dp.v4i1.172
Silitonga, J., & Th, M. (2025). Tinjauan etis teologis terhadap upacara adat penggalian tulang belulang dalam suku Batak Toba. Jurnal Teologi & Multidisiplin Ilmu, 1(1), 1–11. http://threegins.com/imanensa/article/view/1
Sinaga, R. F., & Purwanta, H. (2025). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal Ritual Mangokal Holi Untuk Meningkatkan Kesadaran Sejarah pada Siswa Sekolah Menengah Atas. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(3 Agustus), 4057-4072.
Sinaga, R. Y., Rantung, D. A., & Naibaho, L. (2023). Relasi agama dan budaya menurut Durkheim sebagai peran PAK dewasa dalam mengkonstruksi pemahaman jemaat terhadap tradisi mengongkal holi. Jurnal Teologi Cultivation, 7(2), 126–144. https://doi.org/10.46965/jtc.v7i2.2385
Sinaga, V. A. (2025). Mangokal holi sebagai tradisi budaya dan ekspresi iman: Kajian teologi kontekstual atas praktik sosial masyarakat Batak Toba. Makarios: Jurnal Teologi Kontekstual, 4(2), 62–77. https://jurnal.i3batu.ac.id/index.php/makarios/article/view/394/215
Ujung, V. (2021). Interiority of caring relations in the mangokal holi ritual. Interstices: Journal of Architecture and Related Arts, 45-52.
Vioreza, N., & Lumban, C. (2024). Nilai Sosial dalam Upacara Adat Mangokal Holi Suku Batak Toba. PUSAKA: Journal of Educational Review, 1(2), 93-107.