Strategi Gereja dalam Peningkatan Keaktifan Pemuda dalam Mengikuti Ibadah Minggu di GKPPD Salak Kota
Main Article Content
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi gereja dalam peningkatan keaktifan pemuda dalam mengikuti ibadah Minggu di GKPPD Salak Kota. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan strategi gereja dalam meningkatkan keaktifan pemuda dalam mengikuti ibadah Minggu adalah (1) Gereja memberikan pembinaan rohani bagi pemuda supaya menghasilkan pemuda yang beriman dan bertanggungjawab. Pembinaan yang dilakukan adalah dengan mengadakan kegiatan pendalaman Alkitab (PA) dan retreat serta mengadakan ibadah pada saat latihan koor pada hari Sabtu. (2) Gereja melibatkan pemuda dalam pelayanan gereja sebagai upaya menciptakan lingkungan yang memungkinkan mereka untuk terlibat aktif dalam kehidupan gereja dan mengembangkan potensi mereka. Saat ibadah Minggu gereja melibatkan pemuda menjadi sebagai pelayan dalam gereja, yaitu bermain musik pada saat ibadah Minggu. Memang sebenarnya sebagai pemain musik tidak hanya pemuda bisa saja jemaat yang lain. Akan tetapi pemuda dilibatkan supaya pemuda menyadari akan tugas dan tanggungjawabnya di gereja, sehingga ia hadir beribadah di gereja. (3) Gereja melakukan pelayanan pastoral bagi pemuda dengan melakukan kunjungan jemaat yang dapat membantu pemuda dalam meningkatkan motivasinya dalam mengikuti ibadah minggu. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembinaan rohani, pelibatan dalam pelayanan, dan pelayanan pastoral merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan keaktifan pemuda dalam mengikuti ibadah minggu di GKPPD Salak Kota.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Abdillah, T. (2010). Pemuda dan perubahan sosial. Jakarta: Jalan Sutra.
Abineno, J. L. Ch. (2006). Garis-garis besar hukum gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Becker, D. (2019). Pedoman dogmatika. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Borrong, R. P. (2019). Kepemimpinan dalam gereja sebagai pelayanan. Voice of Wesley: Jurnal Ilmiah Musik dan Agama.
Brouwnle, M. (2019). Tugas manusia dalam dunia milik Tuhan. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Creswell, J. W. (2016). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Kamus besar bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa.
Groome, T. H. (2010). Christian religious education: Pendidikan agama Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Icca. (2021). Peran kepemimpinan pemuda di dalam tugas pelayanan di gereja. Toraja: Institut Agama Kristen Negeri Toraja.
Iskandar. (2009). Metodologi penelitian kualitatif. Jakarta: Gaung Persada.
Januar, D. M. R. (2024). Pembinaan pemuda Kristen tentang pemuda, teknologi, dan hamil di luar nikah. Devotion: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 48–52.
Pitay, & Arifianto, Y. A. (2022). Peran gereja terhadap pendidikan seksualitas pada remaja Kristen. Manthano: Jurnal Pendidikan Kristen, (1), 3.
Rahmah, S., Mawardi, & T. B. K. (2023). Perkembangan agama Kristen di Aceh Singkil. Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah, 1930.
Ray, D. R. (2019). Gereja yang hidup: Ide-ide segar menjadikan ibadah lebih indah. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Rotto, M. (2013). Pemuridan kontekstual terhadap pertumbuhan rohani pemuda masa kini. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1688.
Rowley, H. (2013). Ibadat Israel kuno. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Silalahi, Z., & Nainggolan, B. D. (2024). Peran gereja dalam pertumbuhan rohani remaja berdasarkan 1 Timotius 4:12. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(5), 5041–5044.
Sosir, F. R. (2018). Peran gereja dalam meningkatkan semangat beribadah pemuda di Jemaat GKI Betfage Kabare Distrik Waigeo Utara Kabupaten Raja Ampat (Skripsi).