Strategi Pengajaran Pendidikan Agama Kristen Dalam Pertumbuhan Rohani Siswa Kelas XI SMA Swasta HKBP 1 Tarutung Tahun Pembelajaran 2025/2026
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam mendukung pertumbuhan rohani siswa kelas XI di SMA Swasta HKBP 1 Tarutung Tahun Pembelajaran 2025. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pertumbuhan rohani sebagai bagian integral dari pembentukan iman, karakter, dan kedewasaan spiritual siswa di tengah tantangan era modern dan digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus dalam paradigma interpretatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis data Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengajaran PAK yang diterapkan bersifat kontekstual, relasional, dan partisipatif, dengan memanfaatkan metode diskusi, refleksi Firman Tuhan, doa bersama, pemberian tugas aplikatif, serta keteladanan guru sebagai model hidup Kristiani. Strategi tersebut berkontribusi dalam membentuk pemahaman iman, perubahan sikap, serta pembiasaan praktik rohani siswa. Namun demikian, terdapat tantangan dalam pelaksanaannya, seperti rendahnya konsistensi siswa dalam disiplin rohani, pengaruh lingkungan sosial dan digital, serta ketergantungan pada guru dalam proses pembinaan iman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pengajaran PAK yang efektif adalah strategi yang holistik, integratif, dan berpusat pada pembentukan karakter Kristiani, yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga pengalaman spiritual dan keteladanan hidup, sehingga mampu mendorong pertumbuhan rohani siswa secara berkelanjutan.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Arifianto, Y. A., & Santo, J. C. (2022). Makna pertumbuhan rohani dalam 1 Petrus 2:1–4. Jurnal Teologi Kristen, 5(1), 120–125.
Bandura, A. (2017). Social learning theory. Routledge.
Cartledge, M. J. (2015). Spiritual formation for Christian ministry. IVP Academic.
Comer, J. M. (2019). The ruthless elimination of hurry. WaterBrook.
Creswell, J. W. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage.
Erikson, E. H. (2016). Childhood and society. W. W. Norton.
Friesen, L. A. (2020). Christian education in practice: A relational approach. Faith & Learning Press.
Gallaty, R. (2020). Growing up: Bagaimana menjadi murid Yesus yang sejati. Yayasan Komunio.
Ginting, Y. (2022). Teori pendidikan agama Kristen berbasis relasi: Membangun komunitas saling mengasihi di lingkungan sekolah. Jurnal Mandala Pendidikan, 8(1), 4.
Katuuk, Y. Z. (2018). Menjadi guru agama Kristen yang efektif: Antara pengajaran dan pelayanan. BPK Gunung Mulia.
Kurniawan, J. (2018). Kajian eksegetikal tentang kelahiran baru menurut Yohanes 3:1–8. Jurnal Teologi Gracia Deo, 1(1), 1–13.
Latif, H. F. (2017). Pengaruh pengajaran dan persekutuan sehat terhadap pertumbuhan rohani anak dan remaja. Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 7(1), 15–27.
Lawalata, M. (2023). Peran guru pendidikan agama Kristen dalam membangun kesadaran spiritual bagi generasi milenial dan generasi Z di era 5.0.
Manullang, M. L. (2020a). Pengaruh strategi pembelajaran kontekstual terhadap pertumbuhan iman peserta didik dalam pendidikan agama Kristen. Jurnal Pendidikan Agama Kristen Transformativa, 4(1), 52.
Manullang, M. L. (2020b). Strategi pengajaran PAK dan pembentukan karakter siswa. Jurnal Pendidikan Kristen, 10(2), 40–55.
Marbun, J. (2021). Formasi spiritual dalam pendidikan Kristen. Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 12(1), 60–75.
Marbun. (2020). Pendidikan agama Kristen yang menyentuh hati. BPK Gunung Mulia.
Marpaung, A. W. (2021). Spiritualitas remaja di era digital. Penerbit Momentum.
McClain, G. S. (2019). Spiritual growth: A journey to the heart of God. CreateSpace.
Moleong, L. J. (2019). Metode penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Ortlund, G. (2023). Humility: The joy of self-forgetfulness. Crossway.
Sardiman. (2016). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Rajawali Pers.
Siahaan, R. L. (2020). Pengembangan strategi pembelajaran kontekstual dalam pendidikan agama Kristen. Jurnal Transformasi Pendidikan Kristen, 2(2), 67.
Sianipar, R. J. (2020). Perancangan strategi pembelajaran kontekstual dalam pendidikan agama Kristen. Jurnal Pendidikan dan Teologi Kristen, 5(1), 60.
Simamarmata, R. M., & Saragih, O. (2024). Pendidikan agama Kristen di sekolah sebagai pembentukan moral siswa. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 4(1), 2159–2168.
Simatupang, Y. (2022). Strategi pembelajaran pendidikan agama Kristen pada anak remaja dalam konteks misiologi. STT Pelita Kebenaran.
Simorangkir, M. L. (2023). Pendidikan agama Kristen dalam pembentukan karakter melalui pembelajaran blended learning. STT IKAT.
Sitorus, P. (2019). Pendidikan agama Kristen sebagai sarana pembentukan karakter. Andi.
Sitorus, P. (2021). Spiritual growth through Christian education practice. Jurnal Teologi Kontekstual, 8(1), 60–72.
Situmorang, J. H. P., & Ginting, R. B. (2023). Pekerjaan Roh Kudus bagi pertumbuhan iman (studi Kisah Para Rasul) di GBI Metro Amplas Medan. Jurnal PAK, 2(1), 12.
Soneta, A. (2022). Pengaruh pertumbuhan rohani remaja terhadap kehidupan bergereja. Jurnal Pelayanan Gereja, 10(2), 34–40.
Soukup, P. A. (2017). Digital media in Christian education: Strategies for engaging students. Baker Academic.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Sumakul, J. T. (2017). Pendidikan agama Kristen yang membebaskan. BPK Gunung Mulia.
Tarigan. (2021). Pendidikan agama Kristen di era digital. Andi.
Zega, F. (2021). Pendidikan agama Kristen dalam keluarga. Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 1(1), 6.