Pemahaman Keluarga Kristen tentang Pendidikan Agama Kristen bagi Orang Dewasa

Main Article Content

Elisabeth Angraeny Situmeang
Melvana Evriani Hutagalung
Ferdy Prianto Simbolon

Abstract

Pendidikan Agama Kristen bagi orang dewasa juga mempunyai peran strategis dalam membentuk kualitas iman dan kehidupan keluarga Kristen. Namun, PAK dewasa telah cenderung dimaknai keluarga Kristen hanya pada kegiatan gerejawi formal, dengan begitu fungsi edukatifnya dalam kehidupan keluarga belum dimaknai secara utuh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemahaman keluarga Kristen tentang PAK bagi orang dewasa beserta implikasinya bagi kehidupan keluarga sehari – hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara mendalam dan observasi terhadap beberapa keluarga Kristen. Penelitian ini mencapai kesimpulan bahwa keluarga Kristen memahami PAK dewasa sebagai proses pembinaan iman yang berkelanjutan, yang terjadi dalam relasi keluarga, pola komunikasi, dan kehidupan teladan orang dewasa. Namun, masih ada keterbatasan dalam niat dan tindakan orang dewasa dalam praktikapenerapan PAK dewasa di keluarga, utamanya karena kesibukan, kurangnya pengetahuan agama atau teologis, dan tidak adanya pengawasan dari gereja. Hasil penelitian ini memperkuat klaim bahwa pemahaman holistik PAK dewasa akan mendukung peran pertumbuhan seseorang sebagai orang percaya dalam keluarga Kristen. Hal ini juga akan membantu dalam membangun keluarga yang memiliki iman yang kuat dengan nilai-nilai kekristenan bold. Alokasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi tulang belakang pendidikan agama Kristenenderror berbasis keluarga.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Allen, H. C. (2012). Intergenerational Christian formation: Bringing the whole church together in ministry, community, and worship. InterVarsity Press.

Astley, J. (2010). Ordinary theology: Looking, listening and learning in theology. Ashgate.

Benson, P. L., Roehlkepartain, E. C., & Rude, S. P. (2013). Spiritual development in childhood and adolescence: Moving to the scientific mainstream. Journal of Youth and Adolescence, 42(1), 1–8. [https://doi.org/10.1007/s10964-012-9813-7.

Clinebell, H. (2011). Basic types of pastoral care and counseling: Resources for the ministry of healing and growth (3rd ed.). Abingdon Press.

Groome, T. H. (2011). Will there be faith? A new vision for educating and growing disciples. HarperOne.

Homrighausen, E. G., & Enklaar, I. H. (2013). Pendidikan agama Kristen. BPK Gunung Mulia.

Kim, S. C. H. (2016). Christian education as formation of faith in family context. Religious Education, 111(3), 321–334.

Knight, G. R. (2016). Philosophy and education: An introduction in Christian perspective (4th ed.). Andrews University Press.

Lee, J. M. (2015). Practical theology and Christian education. Fortress Press.

Nuhamara, D. (2018). Pembinaan warga gereja dewasa. BPK Gunung Mulia.

Pazmiño, R. W. (2013). Foundational issues in Christian education: An introduction in evangelical perspective (3rd ed.). Baker Academic.

Richards, L. O., & Bredfeldt, G. (2019). Creative Bible teaching. Moody Publishers.

Setiawan, D., & Siahaan, H. E. R. (2020). Pendidikan Agama Kristen dalam konteks keluarga Kristen masa kini. Jurnal Jaffray, 18(2), 189–206.

Sutanto, H. (2021). Peran orang tua sebagai pendidik iman dalam keluarga Kristen. Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan, 20(1), 45–60.

Westerhoff, J. H. (2012). Will our children have faith? Church Publishing.