Peran Pendidikan Agama Kristen Dewasa dalam Pembentukan Etika dan Karakter Keluarga Kristiani
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini mengkaji peran strategis Pendidikan Agama Kristen Dewasa dalam membentuk etika dan karakter keluarga Kristen di tengah dinamika kehidupan modern. Keluarga dipahami sebagai lingkungan pertama dan utama dalam proses internalisasi nilai moral dan iman Kristiani. Namun, realitas sosial saat ini menunjukkan bahwa keluarga Kristen menghadapi tantangan yang semakin kompleks, seperti perubahan budaya yang cepat, penetrasi teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari, serta melemahnya otoritas dan peran orang tua dalam membimbing kehidupan rohani anggota keluarga. Kondisi tersebut menuntut pendekatan pendidikan iman yang lebih kontekstual dan berkelanjutan bagi orang dewasa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan teologi-pendidikan. Data dianalisis melalui kajian terhadap prinsip-prinsip Alkitabiah, teori pembelajaran orang dewasa (andragogi), serta konsep pembentukan karakter dalam konteks keluarga Kristen. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Kristen Dewasa memiliki peran yang sangat penting dalam menumbuhkan etika dan karakter Kristiani dalam keluarga. Pendidikan ini tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan iman, tetapi juga pada proses pendampingan rohani yang berkesinambungan, keteladanan hidup orang dewasa, serta penerapan nilai-nilai Alkitab secara nyata dalam relasi keluarga dan kehidupan sehari-hari. Pembentukan karakter yang kokoh terjadi ketika orang dewasa Kristen secara konsisten belajar, merefleksikan, dan menghidupi nilai-nilai firman Tuhan dalam praktik kehidupan, bukan sekadar sebagai aktivitas formal atau sesaat. Oleh karena itu, Pendidikan Agama Kristen Dewasa perlu dirancang sebagai proses pembinaan yang kontekstual, aplikatif, dan relevan dengan tantangan zaman. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan model pembinaan keluarga Kristen yang lebih adaptif terhadap konteks sosial, budaya, dan religius masyarakat Indonesia masa kini.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Alkitab. (2015). Alkitab Terjemahan Baru. Lembaga Alkitab Indonesia.
Banks, R. (2002). Reenvisioning theological education: Exploring a missional alternative to current models. Eerdmans.
Boehlke, R. R. (2009). Sejarah perkembangan pikiran dan praktik pendidikan agama Kristen. BPK Gunung Mulia.
Bunge, M. J. (Ed.). (2001). The child in Christian thought. Eerdmans.
Cooper-White, P. (2011). Shared wisdom: Use of the self in pastoral care and counseling. Fortress Press.
Dettoni, J. M., & Eddy, P. R. (2005). Building a successful Sunday school. Kregel Publications.
Groome, T. H. (2011). Will there be faith? A new vision for educating and growing disciples. HarperOne.
Homrighausen, E. G., & Enklaar, I. H. (2013). Pendidikan agama Kristen. BPK Gunung Mulia.
Knowles, M. S., Holton, E. F., & Swanson, R. A. (2015). The adult learner: The definitive classic in adult education and human resource development (8th ed.). Routledge.
Nainggolan, J. M. (2016). Pendidikan agama Kristen dalam masyarakat majemuk. Bina Media Informasi.
Westerhoff, J. H. (2000). Will our children have faith? Morehouse Publishing.
Wilhoit, J. C. (2012). Spiritual formation as if the church mattered: Growing in Christ through community. Baker Academic.