Upaya Penyuluh Agama Kristen Dalam Pembentukan Karakter Tanggung Jawab Remaja di UPTD Pelayanan Sosial Anak dan Lanjut Usia Siborongborong
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya Penyuluh Agama Kristen dalam pembentukan karakter tanggung jawab remaja di UPT Pelayanan Sosial Anak dan Lanjut Usia Siborongborong. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Penyuluh Agama Kristen, Pengurus UPT, dan remaja. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya Penyuluh Agama Kristen dalam membentuk karakter tanggung jawab remaja dilakukan melalui pembinaan rohani, pemberian arahan, motivasi, ceramah, konseling, keteladanan, serta penerapan tata tertib dan kedisiplinan. Nilai-nilai Kristen juga diberikan melalui pengajaran dan contoh tokoh-tokoh Alkitab yang dapat diteladani oleh remaja. Bentuk tanggung jawab remaja terlihat dari menaati peraturan, melaksanakan tugas dan kewajiban, menjaga kebersihan, menjaga fasilitas UPT, mengikuti kegiatan bersama, dan melaksanakan piket. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya perubahan positif pada sebagian remaja, terutama dalam kedisiplinan, etika, sopan santun, ketaatan terhadap aturan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Namun, perubahan tersebut belum terjadi secara sama pada seluruh remaja. Masih terdapat remaja yang membutuhkan arahan, motivasi, dan pendampingan dalam menjalankan tanggung jawabnya. Faktor yang mendukung pembentukan karakter tanggung jawab antara lain tata tertib, kedisiplinan, kegiatan pembinaan, dukungan Pengurus UPT, serta keterlibatan Penyuluh Agama Kristen. Sementara itu, hambatan yang ditemukan adalah perbedaan kesadaran remaja, kecenderungan untuk bermain, dan masih adanya remaja yang belum sepenuhnya mau mengikuti aturan.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Alam, H. N. (2020). Peran penyuluh agama Islam dalam meminimalisir terjadinya perceraian di Desa Braja Sakti Kecamatan Way Jepara Kabupaten Lampung Timur.
Ali, M. (2021). Efektivitas komunikasi seorang dai dalam konteks mendidik anak usia dini dalam menghadapi era 4.0. Jurnal AN-Nasyr.
Asmawiyah, W. (2022). Peran penyuluh agama dalam memotivasi kepala keluarga untuk mencari nafkah di Kabupaten Majalengka. Jurnal Penyuluhan Agama.
Dian, A., & Mudarsa, H. (2024). Efektivitas penyuluhan bimbingan keagamaan bagi remaja di Desa Seuneubok Barat Kabupaten Aceh Utara. Bimbingan dan Konseling.
Intarti, E. R. (2020). Peran strategis teman sebaya dalam pembentukan karakter religius remaja: Perspektif Pendidikan Agama Kristen. Jurnal Dinamika Pendidikan.
Lickona, T. (1991). Education for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Lickona, T. (2011). Character education: Seven crucial issues. Journal of Moral Education.
Marliani, R. (2015). Psikologi perkembangan. CV Pustaka Setia.
Mu’in, F. (2020). Pendidikan karakter: Konstruksi teoretik dan praktik. Ar-Ruzz Media.
Nababan, A., Sari, A. N. P., Manalu, G. J., Hutagalung, T. I., & Waruwu, A. (2024). Metode dan teknik bimbingan penyuluhan agama. PT. Scifintech Andrew Wijaya.
Samani, M., & Hariyanto. (2019). Konsep dan model pendidikan karakter. PT Remaja Rosdakarya.
Sidjabat. (2018). Membangun pribadi unggul: Suatu pendekatan teologis terhadap pendidikan karakter. Andi Offset.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Surha, dkk. (2023). Peran penyuluh agama dalam pembinaan karakter masyarakat. La Tenruruwa.
Wibowo, A. (2016). Pendidikan karakter di era milenial. Pustaka Pelajar.