Strategi Peningkatan Jumlah Pengunjung Objek Wisata Air Terjun Lae Mbilulu Sebagai Wisata Andalan Kabupaten Pakpak Bharat
Main Article Content
Abstract
Air Terjun Lae Mbilulu merupakan objek wisata alam unggulan di Kabupaten Pakpak Bharat, Provinsi Sumatera Utara, dengan potensi besar untuk dikembangkan sebagai wisata andalan daerah. Namun, kunjungan wisatawan pada periode 2020–2025 masih fluktuatif dan belum konsisten, sehingga diperlukan strategi yang tepat agar peningkatan jumlah pengunjung dapat dipertahankan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif strategi peningkatan jumlah pengunjung Objek Wisata Air Terjun Lae Mbilulu, dengan fokus pada strategi promosi, penyediaan fasilitas, dan peningkatan kualitas pelayanan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui wawancara mendalam dengan informan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Pakpak Bharat, pengelola objek wisata, pemerintah desa, masyarakat, dan wisatawan, didukung observasi langsung dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi peningkatan jumlah pengunjung mencakup enam unsur utama, yaitu penguatan daya tarik wisata (attraction), peningkatan aksesibilitas (accessibility), pembenahan amenitas atau fasilitas (amenity), peningkatan pelayanan (ancillary service), penguatan promosi melalui media sosial dan berbagai kegiatan pariwisata, serta penguatan partisipasi dan kerja sama antara pemerintah, pengelola, dan masyarakat. Meskipun demikian, strategi tersebut belum sepenuhnya efektif dalam mencapai target kunjungan akibat kondisi akses jalan yang masih rusak, keterbatasan fasilitas, serta persaingan dengan destinasi wisata lain di kawasan Danau Toba. Air Terjun Lae Mbilulu memiliki potensi kuat untuk dikembangkan sebagai wisata andalan, tetapi memerlukan pengelolaan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan secara konsisten.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Anom, I. P., & Mahadewi, I. N. (2018). Perencanaan pariwisata berkelanjutan dalam pengembangan destinasi wisata. Jurnal Master Pariwisata (JUMPA), 4(2), 233–248.
Barreto, M., & Giantari, I. G. A. K. (2015). Strategi pengembangan objek wisata air panas di Desa Marobo Kabupaten Bobonaro Timor Leste. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 4(11), 775–796.
Ernawati, N. M. (2018). Pariwisata berbasis budaya dan kearifan lokal sebagai daya tarik wisata. Jurnal Master Pariwisata (JUMPA), 5(1), 89–102.
Indiani, N. L. P., & Sunarta, I. N. (2022). Peran kelembagaan dan kesiapan sumber daya manusia dalam pengembangan desa wisata. Jurnal Destinasi Pariwisata, 10(1), 45–52.
Mahadewi, N. M. E., & Suardana, I. K. (2020). Pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan dan loyalitas wisatawan. Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata), 8(2), 120–128.
Ndjurumbaha, V. Y. L. (2024). Peran sektor pariwisata dalam meningkatkan pendapatan asli daerah Kabupaten Sumba Timur. Jurnal Manajemen Ekonomi dan Kewirausahaan (JUMEK), 2(3), 46–55.
Risandewi, T. (2017). Analisis infrastruktur pariwisata dalam mendukung pengembangan Desa Wisata Candirejo di Kabupaten Magelang. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 15(1), 103–114.
Saputra, A., & Ali, K. (2020). Analisis kebijakan pariwisata terhadap pengelolaan objek wisata di Kabupaten Samosir. Warta Dharmawangsa, 14(4).
Setyawan, R. R. S. W. B., et al. (2022). Strategi pengembangan objek wisata Telaga Madirda dalam meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Berjo Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar. Jurnal Destinasi Pariwisata Indonesia, 5(2), 142–150.
Simarmata, J., et al. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan wisatawan ke Air Terjun Simbilulu Kabupaten Pakpak Bharat Sumatera Utara. Jurnal Kajian Pariwisata dan Bisnis Perhotelan, 4(1), 24–32.
Sugiarto, E., & Wahyuni, T. (2021). Pengembangan wisata alam berbasis konservasi lingkungan sebagai daya tarik wisata berkelanjutan. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 15(2), 112–125.
Suhartanto, D., et al. (2017). Pengaruh citra destinasi terhadap minat berkunjung wisatawan. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 12(2), 45–56.
Sunarta, I. N., & Arida, I. K. (2017). Perencanaan pengembangan pariwisata berkelanjutan di Indonesia. Jurnal Destinasi Pariwisata, 5(1), 7–15.
Wahyuni, S., & Iqbal, M. (2019). Konsep dan pengembangan pariwisata berkelanjutan di Indonesia. Jurnal Pariwisata Terapan, 3(2), 110–115.
World Tourism Organization. (2010). International recommendations for tourism statistics 2008. United Nations.