Pengaruh Model Pembelajaran Kontekstual Terhadap Minat Belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Siswa Kelas IX di SMP Negeri 2 Pagaran
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya minat belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti. Hal ini terlihat dari siswa yang kurang memperhatikan guru saat pembelajaran berlangsung, kurang aktif dalam menjawab pertanyaan, dan melakukan aktivitas lain yang tidak berkaitan dengan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positif dan signifikan Model Pembelajaran Kontekstual Terhadap Minat Belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Siswa Kelas IX di SMP Negeri 2 Pagaran, Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2026/2027. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pre-experimental dengan bentuk one-group pretest-posttest design, yaitu penelitian yang dilakukan pada satu kelompok tanpa menggunakan kelompok pembanding. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX di SMP Negeri 2 Pagaran, Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2026/2027 yang berjumlah 125 siswa. Sampel penelitian ditetapkan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga seluruh siswa kelas IX-C yang berjumlah 32 siswa dijadikan sebagai sampel penelitian. Data penelitian dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-Test. Hasil pengujian menunjukkan nilai tₕᵢₜᵤₙg = -17.341 dengan df = 31, sedangkan ttabel = ±2,042 pada taraf signifikansi 5% dengan uji dua pihak. Selain itu, diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) < 0,001, lebih kecil dari 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa, dengan nilai rata-rata pretest sebesar 76,3438 meningkat menjadi 92,2813 pada posttest, atau mengalami peningkatan sebesar 15,94 poin. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Kontekstual berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Belajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Agata, B., Barus, M., & Arifianto, Y. A. (2022). Pendidikan Kristiani membangun nilai spiritualitas remaja Kristen. Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 3(2), 119.
Alkitab. (2010). Alkitab. Lembaga Alkitab Indonesia.
Aqib, Z. (2017). Model-model, media, dan strategi pembelajaran kontekstual (inovatif). Yrama Widya.
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. PT Rineka Cipta.
Bastian, A., & Reswita. (2022). Model dan pendekatan pembelajaran. CV Adanu Abimata.
Berliana, A. (2019). Pengaruh penerapan metode Socratic Seminars terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran ekonomi di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Bukittinggi [Skripsi, UIN Suska Riau].
Dalim, S. F., Ishak, A. S., & Hamzah, L. M. (2022). Promoting students’ critical thinking through Socratic method: Views and challenges. Asian Journal of University Education, 18(4), 1034–1047. https://doi.org/10.24191/ajue.v18i4.20073
Defita, A. (2019). Pengaruh metode pembelajaran Socrates berbasis pendekatan saintifik terhadap hasil belajar kognitif dan minat belajar peserta didik kelas X pada materi virus di SMA YP Unila Bandar Lampung [Skripsi, UIN Raden Intan Lampung].
Ennis, R. H. (2018). The nature of critical thinking: An outline of critical thinking dispositions.
Fathurrahman. (2023). Model pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah menengah kejuruan. Jurnal Pendidikan Islam, 20(1), 3.
Falukas, H. F. P., Rupidara, F. S., Lontaan, R. J., & Kondo, P. (2023). Pendidikan Agama Kristen di Indonesia: Regulasi dan praktiknya. SUMIKOLAH: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(2), 67–75.
Furqon, M. (2024). Minat belajar. PT MAFY Media Literasi Indonesia.
Gulo, A., Lawolo, A., & Tatubeket, E. M. R. (2024). Profesionalisme guru Pendidikan Agama Kristen dalam mengajar dan membentuk karakter siswa. REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen, 2(2), 149–160.
Ho, Y.-R., Chen, B.-Y., & Li, C.-M. (2023). Thinking more wisely: Using the Socratic method to develop critical thinking skills amongst healthcare students.
Imamah, Y. H. (2021). Strategi pembelajaran aktif dalam meningkatkan prestasi belajar Bahasa Indonesia. Jurnal Mubtadiin, 7, 176–177.
Johnson, E. B. (2014). Contextual teaching and learning: Menjadikan kegiatan belajar-mengajar mengasyikkan dan bermakna. Penerbit Kaifa.
Khoirunna’imah, A., & Anbiya, B. Fatwa. (2024). Menumbuhkan minat belajar siswa melalui media buku bergambar dalam pembelajaran di tingkat MI/SD ‘Abidah. Jurnal Harmoni Nusa Bangsa, 2(1), 58.
Nababan, D., & Agner, S. C. (2023). Pemahaman model pembelajaran kontekstual dalam model pembelajaran (CTL). Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(2), 825–837.
Nurhidayah, Yani, A., & Nurlila. (2017). Penerapan model Contextual Teaching Learning (CTL) terhadap hasil belajar fisika pada siswa kelas XI SMA Handayani Sungguminasa Kabupaten Gowa. Pendidikan Fisika, 4(2), 161–174.
OECD. (2023). PISA 2022 results: Indonesia fact sheet. Organisation for Economic Co-operation and Development.
Pardede, P. (2016). Berpikir kritis dan kreatif dalam pendidikan Kristen. Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 1(1), 1–32.
Priatna, M. S. D. (2018). Pengaruh model pembelajaran kontekstual dan minat belajar terhadap kemampuan menulis puisi. Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 1(2). https://doi.org/10.30998/diskursus.v1i02.5294
Qomariah, N., & Fauziati, E. (2023). Kajian literatur sistematis pragmatisme John Dewey dan kontribusinya terhadap pendidikan Indonesia. Jurnal Cahaya Mandalika, 4(2), 13–19.
Rahardhian, A. (2022). Kajian kemampuan berpikir kritis (critical thinking skill) dari sudut pandang filsafat. Jurnal Filsafat Indonesia, 5(2), 87–94.
Rahmawati, R. K. N. (2024). Minat belajar: Konsep dasar, indikator, dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. CV Literasi Nusantara Abadi.
Redhana, I. W. (2019). Mengembangkan keterampilan abad ke-21 dalam pembelajaran kimia. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 13(1), 2244.
Ricardo, & Meilani, R. I. (2017). Impak minat dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 2(2), 190.
Ritonga, N. (2020). Teologi sebagai landasan bagi gereja dalam mengembangkan. 4(1), 21–40.
Sani, R. A. (2016). Inovasi pembelajaran. PT Bumi Aksara.
Sani, R. A. (2019). Pembelajaran berbasis HOTS. Tira Smart.
Sihite, M. S. R., & Situmorang, S. M. (2024). Belajar dan pembelajaran. PT Literasi Nusantara Abadi Grup.
Suciono, W. (Ed.). (2021). Berpikir kritis. CV Adanu Abimata.
Sugiyono. (2024). Metode penelitian kuantitatif (Cet. ke-4). Alfabeta.
Wahab, G., & Rosnawati. (2021). Teori-teori belajar dan pembelajaran. CV Adanu Abimata.