Pengaruh Penerapan Metode Socratic Seminars Terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Siswa Kelas XI SMK Negeri 2 Doloksanggul
Main Article Content
Abstract
Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah penerapan metode socratic seminars pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas XI SMK Negeri 2 Doloksanggul Tahun Ajaran 2026/2027. Hipotesa penelitian adalah terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah penerapan metode socratic seminars pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas XI SMK Negeri 2 Doloksanggul Tahun Ajaran 2026/2027. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian pre eksperimen dengan bentuk one group pretest-posttest design. Populasi seluruh siswa kelas XI SMK Negeri 2 Doloksanggul Tahun Ajaran 2026/2027 yang beragama Kristen Protestan berjumlah 289 orang. Sampel penelitian ditetapkan secara sengaja (purposive sampling) yaitu siswa kelas XI TJKT 2 sebagai kelas eksperimen berjumlah 35 orang. Instrumen dalam penelitian adalah angket tertutup. Data penelitian dianalisa menggunakan uji t Pooled Varians diperoleh -thitung= -37,015 < -ttabel= -1,66757 dan berada pada kurva sisi kiri tepatnya pada daerah penolakan H0 dan penerimaan Ha yaitu terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah penerapan metode socratic seminars pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas XI SMK Negeri 2 Doloksanggul Tahun Ajaran 2026/2027. Kemampuan berpikir kritis siswa sebelum penerapan metode socratic seminars masih rendah hal ini dapat diketahui dari pencapaian nilai rata-rata keseluruhan adalah 2,51. Kemampuan berpikir kritis siswa sesudah penerapan metode socratic seminars mengalami peningkatan yang signifikan hal ini dapat diketahui dari pencapaian nilai rata-rata keseluruhan adalah 3,42. Dengan demikian, penerapan metode Socratic Seminars oleh guru Pendidikan Agama Kristen dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI SMK Negeri 2 Doloksanggul Tahun Ajaran 2026/2027.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Arikunto. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. PT Rineka Cipta.
Astuti, Z. D., & Suyato. (2024). Peningkatan kemampuan berpikir kritis dan berkomunikasi peserta didik melalui penerapan metode seminar Socrates pada pembelajaran Pendidikan Pancasila. Jurnal Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan, 13(1), 23–35.
Azizah, I. N., Multazam, Djuniadi, & Isnaeni, W. (2026). Pengembangan instrumen penilaian kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran sejarah: Systematic literature review. Jurnal Pendidikan Sejarah, 15(1), 28–45.
Berliana, A. (2019). Pengaruh penerapan metode Socratic Seminars terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran ekonomi di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Bukittinggi [Skripsi, UIN Suska Riau].
Dalim, S. F., Ishak, A. S., & Hamzah, L. M. (2022). Promoting students’ critical thinking through Socratic method: Views and challenges. Asian Journal of University Education, 18(4), 1034–1047. https://doi.org/10.24191/ajue.v18i4.20073
Defita, A. (2019). Pengaruh metode pembelajaran Socrates berbasis pendekatan saintifik terhadap hasil belajar kognitif dan minat belajar peserta didik kelas X pada materi virus di SMA YP Unila Bandar Lampung [Skripsi, UIN Raden Intan Lampung].
Ennis, R. H. (2018). The nature of critical thinking: An outline of critical thinking dispositions.
Falukas, H. F. P., Rupidara, F. S., Lontaan, R. J., & Kondo, P. (2023). Pendidikan Agama Kristen di Indonesia: Regulasi dan praktiknya. SUMIKOLAH: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(2), 67–75.
Gulo, A., Lawolo, A., & Tatubeket, E. M. R. (2024). Profesionalisme guru Pendidikan Agama Kristen dalam mengajar dan membentuk karakter siswa. REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen, 2(2), 149–160.
Ho, Y.-R., Chen, B.-Y., & Li, C.-M. (2023). Thinking more wisely: Using the Socratic method to develop critical thinking skills amongst healthcare students.
Nainggolan, J. M. (2024). Implementasi Pendidikan Agama Kristen dalam pembentukan karakter peserta didik. Dalam L. Simatupang, R. Ferinia, & S. P. Sitorus, Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 5(1), 45–57.
Ndruru, J. (2025). Peranan Pendidikan Agama Kristen dalam menghadapi masalah pada masyarakat majemuk masa kini. Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat (JURRAFI), 4(2).
OECD. (2023). PISA 2022 results: Indonesia fact sheet. Organisation for Economic Co-operation and Development.
Pardede, P. (2016). Berpikir kritis dan kreatif dalam pendidikan Kristen. Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 1(1), 1–32.
Qomariah, N., & Fauziati, E. (2023). Kajian literatur sistematis pragmatisme John Dewey dan kontribusinya terhadap pendidikan Indonesia. Jurnal Cahaya Mandalika, 4(2), 13–19.
Rahardhian, A. (2022). Kajian kemampuan berpikir kritis (critical thinking skill) dari sudut pandang filsafat. Jurnal Filsafat Indonesia, 5(2), 87–94.
Redhana, I. W. (2019). Mengembangkan keterampilan abad ke-21 dalam pembelajaran kimia. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 13(1), 2244.
Sani, R. A. (2016). Inovasi pembelajaran. PT Bumi Aksara.
Sani, R. A. (2019). Pembelajaran berbasis HOTS. Tira Smart.
Selasmawati, & Lidyasari, A. T. (2023). Project-based learning (PjBL) learning model in improving critical thinking abilities in elementary schools to support 21st century learning. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(11), 1165–1170.
Suciono, W. (Ed.). (2021). Berpikir kritis. CV Adanu Abimata.
Sugiyono. (2024). Metode penelitian kuantitatif (Cet. ke-4). Alfabeta.
Sutiyono. (2017). Pengembangan civic skills melalui Seminar Socrates dalam pendidikan kewarganegaraan. Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 2(2), 59–60.
Triwiyanto, T. (2017). Pengantar pendidikan. PT Bumi Aksara.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003).
Yusup, W. B., Prasetiawati, & Yosepa, T. (2022). Efektivitas penggunaan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen. Harati: Jurnal Pendidikan Kristen, 2(1), 18–31.