Pengaruh Guru Pendidikan Agama Kristen Sebagai Motivator Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Kelas VI di SD Negeri 034782 Trikora
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) sebagai motivator terhadap keaktifan belajar siswa kelas VI di SD Negeri 034782 Trikora T.A. 2026/2027. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket kepada 30 siswa (N=30) dan dianalisis menggunakan teknik regresi linear sederhana serta uji koefisien determinasi. Hasil analisis regresi linear sederhana menghasilkan persamaan Ŷ = 27,442 + 0,985X, yang mengindikasikan adanya pengaruh positif antara Guru PAK sebagai motivator terhadap keaktifan belajar siswa. Hasil uji-t menunjukkan nilai thitung (3,503) > ttabel (2,048) pada df =28, yang membuktikan bahwa pengaruh tersebut signifikan secara statistik. Berdasarkan uji koefisien determinasi, diperoleh nilai r2 = 0,305, yang berarti peran Guru PAK sebagai motivator memberikan kontribusi sebesar 30,5% terhadap keaktifan belajar siswa, sedangkan 69,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal lainnya. Dengan demikian maka H0 ditolak dan Ha diterima. Penelitian menyimpulkan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara peran Guru PAK sebagai motivator terhadap keaktifan belajar siswa kelas VI di SD Negeri 034782 Trikora T.A. 2026/2027.
Downloads
Article Details
Issue
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Abrori, A. N., & Sumadi, C. D. (2023). Pengaruh pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap keaktifan belajar siswa kelas 2 SDN Morkoneng 1. Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan, 1.
Ahmadi, H. A., & Supriyono, W. (2013). Psikologi belajar. PT Rineka Cipta.
Alkitab: Terjemahan Baru. (2000). Lembaga Alkitab Indonesia.
Andayani. (2015). Problema dan aksioma dalam metodologi pembelajaran Bahasa Indonesia. Deepublish.
Ananda, R., & Hayati, F. (2020). Variabel belajar: Kompilasi konsep. CV Pusdikra Mitra Jaya.
Aresty, A. (2023). Analisis faktor-faktor pendorong keaktifan belajar pada pembelajaran seni tari (Kajian teoritis). Vol. 3(3), 452–453.
Dalyono, M. (2012). Psikologi pendidikan. PT Rineka Cipta.
Darman, D., & Adi, M. I. F. (2026). Pengaruh keaktifan siswa terhadap hasil belajar di SMP. Jurnal Pendidikan Tambusai, 10(1), 50001.
Intarti, E. R. (2016). Peran guru agama Kristen sebagai motivator. Jurnal Pendidikan Agama Kristen Regula Fidei.
Mulyasa, E. (2001). Menjadi guru profesional: Menciptakan pembelajaran kreatif dan menyenangkan. Rosdakarya.
Naibaho, D. (2024). Kode etik dan profesionalisme guru Pendidikan Agama Kristen. CV Pena Persada.
Numaha, D. (2009). Pembimbing PAK. Jurnal Info Media.
Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.
Purwanza, S. W., et al. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif dan kombinasi. Media Sains Indonesia.
Rahmiati, & Azis, F. (2023). Peranan guru sebagai motivator terhadap motivasi belajar siswa di SMPN 3 Kepulauan Selayar. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(3), 6007–6018.
Rohani, F., & Ain, S. Q. (2023). Peran guru sebagai motivator dalam minat belajar siswa kelas I di SDIP YLPI Pekanbaru. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 2(3).
Sidjabat, B. S. (2000). Menjadi guru profesional: Sebuah perspektif Kristiani. Yayasan Kalam Hidup.
Situmorang, J. (2021). Etika dan profesionalisme guru Pendidikan Agama Kristen. PBMR ANDI.
Suartama, I. K. (2006). Mobile ubiquitous learning: Kajian pengelolaan diri dalam belajar, keaktifan belajar dan hasil belajar. CV Literasi Nusantara Abad.
Sugiasih, P. (2015). Pengaruh peran guru sebagai motivator terhadap motivasi belajar ekonomi siswa SMA se-Kecamatan Seririt tahun pelajaran 2014/2015. Jurnal Jurusan Pendidikan Ekonomi (JJPE), 5(1), 2.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Telambanua, E. H. (2012). Pengembangan model WICDIE dalam pembelajaran paduan suara. Publika Indonesia Utama.
Umasugi, H. (2020). Guru sebagai motivator. JUANGA, 6(2), 32. https://doi.org/10.59115/juanga.v6i02.7